Wow! Gaji Ratu Elizabeth Naik Jadi Rp 540 Miliar
Kamis, 21/06/2012 13:08 WIB
Foto: Getty Images
London - Ratu Elizabeth punya alasan lain untuk terus tersenyum lebar di tahun Diamond Jubilee (perayaan 60 tahun bertahta) ini. Pasalnya, upah tahunan Ratu Elizabeth naik 20% menjadi 36 juta poundsterling (Rp 540 miliar).
Kepemilikan propertinya yang dikenal sebagai Crown Estate mencatat laba bersih tahunan yang berakhir Maret 2012 sebesar 240,2 juta poundsterling (Rp 3,55 triliun) atau naik 4%. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan tenant toko-toko di kawasan Regent Street dan distrik St James, London.
Ketika Inggris dilanda resesi dan banyak keluarga merasakan kenaikan biaya hidup dan pajak, gaji sang Ratu akan naik jadi 36 juta poundsterling dari 30 juta poundsterling, level yang dibekukan pada Oktober 2010 di bawah hukum baru yang mengatur upahnya untuk disesuaikan dengan profit estate.
“Ini merupakan serangkaian hasil yang baik dan saya yakin semua orang akan senang,” kata Chief Executive Crown Estate Alison Nimmo, dikutip dari Sydney Morning Herald (21/6/2012).
Ratu berusia 85 tahun ini baru saja merayakan 60 tahun tahtanya bulan ini dengan 1.000 armada kapal di sungai Thames London dan pesta-pesta di jalanan penjuru negeri. Selama ini bayaran Ratu Elizabeth berasal dari pembayar pajak melalui anggaran yang diatur oleh Parlemen dan persetujuan pemerintah lainnya sejak Raja George III menyerahkan semua profit propertinya ke Departemen Keuangan pada 1760.
Crown Estate membayarkan semua profitnya kepada Departemen Keuangan. Di bawah hukum baru yang efektif mulai 2013 – 2014, bayaran anggota kerajaan dihitung 15% dari profit Crown Estate dua tahun sebelumnya.
Perubahan ini dirancang untuk memastikan gaji sang Ratu akan naik atau turun mengikuti kesehatan perekonomian Inggris yang tahun ini memasuki resesi keduanya sejak permulaan krisis global. Gaji sang Ratu sebagian besar digunakan untuk membayar gaji staf istana dan hal-hal seperti laundry, alat-alat tulis dan keperluan tugas istana lainnya.
Upah Ratu untuk periode 2013 – 2014 merupakan yang tertinggi sejak 2008, meskipun masih kurang dari separuh upahnya pada 1991 yaitu 77,3 juta poundsterling.
Crown Estate memiliki beberapa lahan kincir angin, komplek ritel, properti di pusat London dan sebagian besar dasar lautan Inggris. Crown Estate berhasil melampaui indeks acuan Investment Property Databank (IPD) industri karena tingginya minat internasional terhadap properti London dan bertumbuhnya ketergantungan Inggris terhadap energi yang bisa diperbarui.
Nilai portfolio propertinya naik 7,4% menjadi 7,6 miliar poundsterling dibanding tahun lalu. Sementara total imbal balik yang meliputi pendapatan penyewaan naik 16,8% atau melampaui indeks IPD sebanyak 10,4% poin.
Proyeknya di London bernilai 500 juta poundsterling untuk regenerasi distrik St James, dimana mereka akan mengembangkan lokasi seluas 27.870 meter persegi yang terdiri dari toko-toko, perkantoran dan perumahan baru.
(ang/ang)
Kepemilikan propertinya yang dikenal sebagai Crown Estate mencatat laba bersih tahunan yang berakhir Maret 2012 sebesar 240,2 juta poundsterling (Rp 3,55 triliun) atau naik 4%. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan tenant toko-toko di kawasan Regent Street dan distrik St James, London.
Ketika Inggris dilanda resesi dan banyak keluarga merasakan kenaikan biaya hidup dan pajak, gaji sang Ratu akan naik jadi 36 juta poundsterling dari 30 juta poundsterling, level yang dibekukan pada Oktober 2010 di bawah hukum baru yang mengatur upahnya untuk disesuaikan dengan profit estate.
“Ini merupakan serangkaian hasil yang baik dan saya yakin semua orang akan senang,” kata Chief Executive Crown Estate Alison Nimmo, dikutip dari Sydney Morning Herald (21/6/2012).
Ratu berusia 85 tahun ini baru saja merayakan 60 tahun tahtanya bulan ini dengan 1.000 armada kapal di sungai Thames London dan pesta-pesta di jalanan penjuru negeri. Selama ini bayaran Ratu Elizabeth berasal dari pembayar pajak melalui anggaran yang diatur oleh Parlemen dan persetujuan pemerintah lainnya sejak Raja George III menyerahkan semua profit propertinya ke Departemen Keuangan pada 1760.
Crown Estate membayarkan semua profitnya kepada Departemen Keuangan. Di bawah hukum baru yang efektif mulai 2013 – 2014, bayaran anggota kerajaan dihitung 15% dari profit Crown Estate dua tahun sebelumnya.
Perubahan ini dirancang untuk memastikan gaji sang Ratu akan naik atau turun mengikuti kesehatan perekonomian Inggris yang tahun ini memasuki resesi keduanya sejak permulaan krisis global. Gaji sang Ratu sebagian besar digunakan untuk membayar gaji staf istana dan hal-hal seperti laundry, alat-alat tulis dan keperluan tugas istana lainnya.
Upah Ratu untuk periode 2013 – 2014 merupakan yang tertinggi sejak 2008, meskipun masih kurang dari separuh upahnya pada 1991 yaitu 77,3 juta poundsterling.
Crown Estate memiliki beberapa lahan kincir angin, komplek ritel, properti di pusat London dan sebagian besar dasar lautan Inggris. Crown Estate berhasil melampaui indeks acuan Investment Property Databank (IPD) industri karena tingginya minat internasional terhadap properti London dan bertumbuhnya ketergantungan Inggris terhadap energi yang bisa diperbarui.
Nilai portfolio propertinya naik 7,4% menjadi 7,6 miliar poundsterling dibanding tahun lalu. Sementara total imbal balik yang meliputi pendapatan penyewaan naik 16,8% atau melampaui indeks IPD sebanyak 10,4% poin.
Proyeknya di London bernilai 500 juta poundsterling untuk regenerasi distrik St James, dimana mereka akan mengembangkan lokasi seluas 27.870 meter persegi yang terdiri dari toko-toko, perkantoran dan perumahan baru.
(ang/ang)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 16:03 WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
-
Jumat, 24/05/2013 16:01 WIB
Sebelum Jeruk dan Pir Impor Masuk, Kesemek Jadi Primadona di Jakarta
-
Jumat, 24/05/2013 15:50 WIB
Jaya Konstruksi Incar Rp 587 Miliar dari Rights Issue
-
Jumat, 24/05/2013 15:40 WIB
Djokir Belum Bisa Pastikan Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Jumat, 24/05/2013 15:31 WIB
Pesan Bos OJK ke Gubernur BI Agus Marto
-
Jumat, 24/05/2013 14:31 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
-
Jumat, 24/05/2013 13:42 WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 14:15 WIB
'Indonesia Seharusnya Bisa Jadi Negara Hebat'
-
Jumat, 24/05/2013 14:17 WIB
Jabat BI-1, Agus Marto Buka Suara Soal Akuisisi Danamon oleh DBS Group
-
40 Komentar
-
36 Komentar
-
33 Komentar
-
26 Komentar
-
23 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Jumat, 24/05/2013 14:35 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
Tak mau ketinggalan, Arabian Business juga ikut merilis daftar serupa yang bertajuk 100 Wanita Arab Paling Berpengaruh di Dunia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 11:49 WIB WIB
5 Alasan Subsidi Tetap Bengkak Meski Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500
-
Jumat, 24/05/2013 11:13 WIB WIB
MS Hidayat: Calon Kepala BKPM Salah Satunya Bos Garuda Emirsyah Satar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)








