detikfinance

Merpati Izin ke DPR Minta Suntikan Dana Rp 200 Miliar

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Kamis, 21/06/2012 13:14 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/21/1036/merpati1luar.jpg
Jakarta - PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) menemui Komisi XI DPR untuk meminta tambahan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 200 miliar.

Direktur Utama Merpati, Rudy Setyopurnomo mengatakan Merpati membutuhkan suntikan dana segar untuk memperkuat lini usaha dan mengatasi persoalan keuangan.

"Agar ketidakcukupan saldo akhir 2011 tidak mengganggu kegiatan operasional ditahun 2012 maka tahun 2012 diperlukan penambahan dana Rp 200 miliar yang sumber pendanaannya diusulkan dalam PMN," ungkap Rudy saat RDP dengan Komsi XI DPR, Kamis (21/6/2012).

Rudy mejelaskan dari permintaan suntikan dana PMN sebesar Rp 200 miliar, Merpati bisa mengatasi permasalahan keuangan dan keterbatasan armada serta dapat menghasilkan profit.

"Merpati bisa mempertahankan sustainibility operasi perusahaan pada tahun 2012," imbuh Rudy.

Sementara itu ditempat yang sama, Anggota Komsi XI DPR, Laurens Bahang Dama menilai, bantuan pemerintah dari PMN sebesar Rp 200 milar harus diberikan kepada BUMN strategis. Menurutnya, apakah Merpati termasuk ke dalam BUMN stretagis.

Selain itu Merpati saat ini dalam kondisi keuangan yang tidak sehat. "Merpati ini minta Rp 200 miliar tapi Merpati apakah masuk BUMN strategis dan sekarang kan kondisinya lagi sakit," ungkap Lauren.

Sementara itu, Wakil ketua Komsi XI DPR, harry Azhar Aziz menilai, DPR masih sebatas mendengarkan masukan dari pihak manejemen Merpati. Menurutnya, DPR meminta kejelasan tentang proses transisi di tubuh Merpati dan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebelum menguncurkan dana PMN sebesar Rp 200 miliar.

"Satu dua kali atau tiga kali pertemuan baru kita yakin. Yang pentiung adalah masa transisi ini jangan samapai setelah kita setujui ada yang berubah lagi. Kita minta jaminan dari Merpati dan Mentri BUMN," sebut Harry.



(feb/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA