detikfinance

Laporan dari Kuala Lumpur

Orang Asing Punya Hak Penuh Atas Properti di Malaysia

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Jumat, 22/06/2012 07:15 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/22/1016/071523_rumah22lura.jpg
Kuala Lumpur - Tidak hanya Singapura yang membuka pintu pemilikan properti asing. Malaysia juga melakukan hal yang sama, bahkan statusnya adalah hak milik dengan periode seumur hidup.

"Asing bisa miliki, permanent household," kata General Manager Property Division (South) SP Setia Bhd Group, Hoe Mee Ling, Kamis (21/6/2012). Hal inilah yang membedakan dengan Singapura dimana terdapat masa berlaku hak milik maksimal 99 tahun.

Untuk mencegah terjadinya gesekan dengan warga lokal, pemerintah Malaysia membatasi batasan harga maksimal RM 500 ribu bagi asing membeli properti.

Tidak hanya harga, jumlah unit yang berhak dibelii asing juga dibatasi. Pada setiap proyek, ada batas tertentu antara 20%-50%. Untuk segmen porperti kelas atas presentase pemilikan asing lebih tinggi.

Format pembelian melalui KPR juga dibuka luas oleh perbankan. Asing bisa meminjam dana (Loan to Value) hingga 70%. Suku bunga KPR relatif lebih rendah, 5%-6%.

SP Setia Bhd Group adalah salah satu pengembang besar di Malaysia. Proyek yang siap dibangun di tengah kota Kuala Lumpur adalah KL ECO City. Pengembangan super blok ini bernilai Rp 18 triliun atau setaara RM 6,5 miliar.

KL ECO City yang memiliki luas area 10 ha ini memiliki empat bagian. Pertama, tiga blok apartemen dengan masing-masing tower memiliki ketinggan maksimum 60 lantai dan terdapat 700 unit kamar.

KL Eco City digadang-gadang menjadi icon baru Malaysia karena bangunan terpadu ini mengadopsi green building. Hargaa apartemen dibanderol RM 1,250 per sequence feet (psf).

"Pada blok pertama yang sudah kami tawaekan, sudah 75% terjual," tutur Project Director KL Eco City Richard Ong Kek Seng.

Selain apartemen, SP Setia juga segera mengembangkan gedung perkantoran butik (boutique office) pada lokasi KL Eco City. Tinggi perkantoran ini hanya 17 lantai-19 lantai. "Sekitar 90% ruang perkantoran strata sudah terjual dengan harga RM 1.100 per sqf, tegasnya.

KL Eco City dilintasi tiga jalur kereta api light rail transit (LRT) dengan stasiun yang berada tepat di depan pintu proyek ini. Bahkan, stasiun ini nanti akan dihubungkan dengan stasiun kereta api bawah tanah (mass rapid transit/MRT).



(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut