Mega Capital: Indeks Cenderung Melemah
Jumat, 22/06/2012 09:05 WIB
Jakarta - IHSG terkoreksi imbas berita negative dari AS dan China. Pasar saham Indonesia mengalami koreksi pada perdagangan kemarin seiring aksi profit taking yang terjadi di pasar saham Asia terkait berita negative dari AS dan China. IHSG turun 1.07% ke level 3,901 dimana koreksi terbesar terjadi pada sektor Aneka Industry yang anjlok 2.34% dan diikuti oleh sektor Infrastructure (-1.49%) dan Manufaktur (-1.40%). Dari emiten, saham ASII (-2.2%), BBCA (-2.0%) dan PGAS (-4.3%) menjadi index laggard. Langkah Bank Sentral Amerika yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 1.9%-2.4% serta turunnya data Purchasing Manager Index China versi HSBC ke level 48.1 dari 48.4 menjadi katalis negative terhadap bursa. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0.7% sementara indeks Shanghai –1.4%, Hang Seng –1.3% dan Kospi –0.8%. Nikkei 225 sendiri naik tipis 0.8%.
Komoditas tekan Wall Street. Koreksi yang terjadi di sektor komoditas, dimana harga minyak mentah turun di bawah USD 80/barrel menjadi katalis negative bagi Wall Street. Kemarin indeks DJIA ditutup turun 1.96% ke level 12,573, S&P 500 –2.23% ke 1,325 dan Nasdaq –2.44% ke 2,859. Harga komoditas anjlok disebabkan kekhawatiran investor pertumbuhan ekonomi global akan melambat, dimana kekhawatiran ini dipicu oleh sejumlah data seperti : 1) revisi pertumbuhan ekonomi AS oleh the Fed ke level 1.9%-2.4%, 2) naiknya Initial Jobless Claim ke level 387 ribu, 3) anjloknya Existing Home Sales di bulan May sebesar 1.5%, 4) data PMI China versi HSBC turun ke 48.1, dan 5) PMI Manufacturing zona Eropa turun ke 44.8 dari sebelumnya 45.1. Selain itu, langkah Moody’s Investors Service yang menurunkan rating 15 bank besar seperti Credit Suisse Group AG, Morgan Stanley, Citigroup Inc., dan Bank of America Corp. kami perkirakan akan menjadi katalis negative tambahan bagi pasar Asia dan Eropa p ada perdagangan hari ini.
IHSG Fluktuatif, Cenderung Melemah (Range IHSG : 3,880-3,930). IHSG gagal bertahan di atas level 3,930 pada perdagangan kemarin dan ditutup melemah di level 3,901, indeks juga tampak belum mampu untuk melewati EMA 20 dan berpotensi untuk mengalami koreksi setelah rally di beberapa hari terakhir, pelemahan indeks dimungkinkan untuk menuju support level pada equidistant channel di 3,880 yang jika level tersebut mampu dilewati kemungkinan dapat menutup celah yang terbentuk di 3,850 hingga 3,830. namun penguatan di akhir sesi kemarin berpeluang menahan laju pelemahan harga. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
(ang/ang)
Komoditas tekan Wall Street. Koreksi yang terjadi di sektor komoditas, dimana harga minyak mentah turun di bawah USD 80/barrel menjadi katalis negative bagi Wall Street. Kemarin indeks DJIA ditutup turun 1.96% ke level 12,573, S&P 500 –2.23% ke 1,325 dan Nasdaq –2.44% ke 2,859. Harga komoditas anjlok disebabkan kekhawatiran investor pertumbuhan ekonomi global akan melambat, dimana kekhawatiran ini dipicu oleh sejumlah data seperti : 1) revisi pertumbuhan ekonomi AS oleh the Fed ke level 1.9%-2.4%, 2) naiknya Initial Jobless Claim ke level 387 ribu, 3) anjloknya Existing Home Sales di bulan May sebesar 1.5%, 4) data PMI China versi HSBC turun ke 48.1, dan 5) PMI Manufacturing zona Eropa turun ke 44.8 dari sebelumnya 45.1. Selain itu, langkah Moody’s Investors Service yang menurunkan rating 15 bank besar seperti Credit Suisse Group AG, Morgan Stanley, Citigroup Inc., dan Bank of America Corp. kami perkirakan akan menjadi katalis negative tambahan bagi pasar Asia dan Eropa p ada perdagangan hari ini.
IHSG Fluktuatif, Cenderung Melemah (Range IHSG : 3,880-3,930). IHSG gagal bertahan di atas level 3,930 pada perdagangan kemarin dan ditutup melemah di level 3,901, indeks juga tampak belum mampu untuk melewati EMA 20 dan berpotensi untuk mengalami koreksi setelah rally di beberapa hari terakhir, pelemahan indeks dimungkinkan untuk menuju support level pada equidistant channel di 3,880 yang jika level tersebut mampu dilewati kemungkinan dapat menutup celah yang terbentuk di 3,850 hingga 3,830. namun penguatan di akhir sesi kemarin berpeluang menahan laju pelemahan harga. Hari ini diperkirakan indeks fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
(ang/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 22:46 WIB
DBS Boleh Beli 67% Saham Danamon, Asal Bank BUMN Mudah Buka Cabang di Singapura
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:36 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:11 WIB
Pemerintah Masih Tunggu Investigasi Runtuhnya Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Selasa, 21/05/2013 08:34 WIB
Kisah Sulitnya Bintang Porno Membuka Rekening Bank
-
Selasa, 21/05/2013 08:24 WIB
Dapat Predikat 'Termahal', Ini Dia Rumah Berharga Rp 1,8 Triliun
-
Selasa, 21/05/2013 07:31 WIB
Cari 60.000 PNS Baru, Pemerintah Gunakan Kembali Passing Grade
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 09:52 WIB
Puluhan Brimob Berjaga-jaga di Kantor Jero Wacik, Ada Apa?
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 14:15 WIB WIB
Ini Kementerian yang Berikan Gaji Paling Tinggi Bagi PNS-nya
-
Selasa, 21/05/2013 14:06 WIB WIB
Gita Wirjawan Akui BlackBerry Q10 dan Z10 Tak Boleh Beredar
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







