Minta Bantuan Rp 1.175 Triliun, 28 Bank Spanyol Turun Peringkat
Selasa, 26/06/2012 11:10 WIB
Foto: Reuters
Washington - Moody's memangkas peringkat kredit 28 bank Spanyol. Penurunan peringkat itu beragam, mulai dari satu hingga empat notch.
Hal ini terjadi setelah pemerintah Spanyol secara formal mengajukan permintaan dana pinjaman ke rekan-rekan zona Eropa hingga 100 miliar euro (Rp 1.175 triliun) untuk menyelamatkan sektor perbankannya.
Moody's mengatakan ada dua hal yang berkontribusi dalam pemangkasan peringkat ini. Pertama, bank-bank Spanyol menghadapi peningkatan kerugian dari pinjaman real estate komersil. Kedua, pemangkasan peringkat kredit pemerintah Spanyol itu sendiri.
“Kelayakan kredit Spanyol yang semakin rendah tidak hanya mempengaruhi kemampuan pemerintah untuk mendukung bank, tapi juga membebani profil kredit bank itu sendiri,” kata Moody's, dikutip dari AFP (26/6/2012).
“Moody's akan menilai dampak rekapitalisasi mendatang pada kelayakan kredit bank dan pemegang obligasi setelah jumlah akhir, waktu dan bentuk dana mengalir ke masing-masing bank diketahui,” kata Moody's.
Peringkat bank terbesar Spanyol, Banco Santander diturunkan dua tingkat dari A3 menjadi Baa2 atau tingkat medium. Sementara bank terbesar kedua, BBVA kehilangan tiga peringkat dari A3 menjadi Baa3.
Pada 13 Juni, Moody's memangkas peringkat kredit pemerintah menjadi Baa3, tingkat investment grade terendah atau hanya setingkat di atas peringkat junk. Ini terjadi setelah pemerintah menyetujui perjanjian pinjaman dana untuk penyelamatan bank-bank.
Pinjaman ini mungkin tidak langsung masuk ke bank-bank, melainkan ditambahkan ke beban utang pemerintah Spanyol yang memang sudah berat. Moody's memperkirakan ratio utang publik Spanyol akan mencapai 90% dari GDP tahun ini dan terus meningkat hingga 2015.
Konsultan independen minggu lalu mengatakan, bank-bank Spanyol mungkin butuh 62 miliar euro untuk bertahan dari keterpurukan ekonomi selama tiga tahun.
(ang/ang)
Hal ini terjadi setelah pemerintah Spanyol secara formal mengajukan permintaan dana pinjaman ke rekan-rekan zona Eropa hingga 100 miliar euro (Rp 1.175 triliun) untuk menyelamatkan sektor perbankannya.
Moody's mengatakan ada dua hal yang berkontribusi dalam pemangkasan peringkat ini. Pertama, bank-bank Spanyol menghadapi peningkatan kerugian dari pinjaman real estate komersil. Kedua, pemangkasan peringkat kredit pemerintah Spanyol itu sendiri.
“Kelayakan kredit Spanyol yang semakin rendah tidak hanya mempengaruhi kemampuan pemerintah untuk mendukung bank, tapi juga membebani profil kredit bank itu sendiri,” kata Moody's, dikutip dari AFP (26/6/2012).
“Moody's akan menilai dampak rekapitalisasi mendatang pada kelayakan kredit bank dan pemegang obligasi setelah jumlah akhir, waktu dan bentuk dana mengalir ke masing-masing bank diketahui,” kata Moody's.
Peringkat bank terbesar Spanyol, Banco Santander diturunkan dua tingkat dari A3 menjadi Baa2 atau tingkat medium. Sementara bank terbesar kedua, BBVA kehilangan tiga peringkat dari A3 menjadi Baa3.
Pada 13 Juni, Moody's memangkas peringkat kredit pemerintah menjadi Baa3, tingkat investment grade terendah atau hanya setingkat di atas peringkat junk. Ini terjadi setelah pemerintah menyetujui perjanjian pinjaman dana untuk penyelamatan bank-bank.
Pinjaman ini mungkin tidak langsung masuk ke bank-bank, melainkan ditambahkan ke beban utang pemerintah Spanyol yang memang sudah berat. Moody's memperkirakan ratio utang publik Spanyol akan mencapai 90% dari GDP tahun ini dan terus meningkat hingga 2015.
Konsultan independen minggu lalu mengatakan, bank-bank Spanyol mungkin butuh 62 miliar euro untuk bertahan dari keterpurukan ekonomi selama tiga tahun.
(ang/ang)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 00:22 WIB
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
-
Senin, 20/05/2013 00:00 WIB
Bayar Pajak Lebih Cepat dan Praktis dengan mandiri e-tax
-
Minggu, 19/05/2013 18:06 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 17:55 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Mulai Juli, 276 SPBU di DKI Uji Coba Operasikan RFID
-
Senin, 20/05/2013 00:22 WIB
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
-
Minggu, 19/05/2013 16:48 WIB
BUMN Manakah yang Membayar Gaji Pegawainya Paling Rendah?
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:57 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 15:15 WIB
Tak Mau Kalah Saing dengan Batik Air, Bos Garuda Siap Pasang WiFi di Pesawat
-
67 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
37 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










