detikfinance

Batavia Air: Airport Tax Harusnya Memang Masuk ke Harga Tiket

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 27/06/2012 13:29 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/27/1036/132327_bataviaair.jpg
Jakarta - Rencana pengelola bandara PT Angkasa Pura II yang berencana 'menghapus' sistem penarikan airport tax (Passenger Service Charge/PSC) di bandara didukung oleh para maskapai penerbangan. Salah satunya PT Batavia Airlines yang mengaku siap untuk memasukkan komponen airport tax ke dalam harga tiket.

"Airport tax itu memang kan dahulu sudah mau dimasukkan kedalam harga tiket, nah kalau sekarang direalisasikan ya tidak ada masalah," ungkap Direktur Komersial Batavia Air, Sukirno Sukarna kepada detikFinance, Rabu (27/6/2012).

Dijelaskan Sukirno, bandara internasional di beberapa negara yang sudah maju juga telah menerapkan sistem seperti ini. Yakni tak ada lagi pungutan yang dibebankan kepada penumpang. "Jadi komponen airport tax nanti masuk di dalam harga tiket ya seperti bandara internasional lain lah," tegas Sukirno.

Namun, Sukirno memberikan catatan khusus. Nantinya, lanjut Sukirno para penumpang harus disosialisasikan terkait rencana ini lebih jauh.

"Perlu sosialiasi karena akan membebankan harga tiket. Nah untuk itu Kementerian Perhubungan dan stakeholder lain harus ikut aktif memberikan informasi karena akan mempengaruhi batas atas dari harga tiket," terangnya.

"Jangan sampai penumpang justru mempertanyakan kenaikan harga tiket ini atau jadinya tidak jelas," imbuh Sukirno.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan Direktur Utama Angkasa Pura II Tri S Sunoko, yang mengelola Bandara Soekarno Hatta, bertekad mengakhiri sistem yang primitif dalam pemungutan uang servis bandara.

Menurut Dahlan, akhir tahun ini pungutan itu akan langsung masuk ke harga tiket pesawat. Untuk tahap pertama maskapai Garuda yang sistemnya siap dipadukan dengan sistem pengelola bandara.

"Dengan demikian penumpang tidak perlu lagi membayar di loket khusus dan diperiksa lagi saat boarding," kata Dahlan.

Pada bagian lain Sukirno mengatakan, Batavia Air sudah siap menghadapi bulan puasa dan lebaran terkait banyaknya penumpang yang mudik. Batavia memberikan extra flight alias flight tambahan memasuki mudik.

"Kita sudah siapkan extra flight diantaranya ke Semarang, Solo, Banjarmasin sampai Surabaya. Sehingga kita siap untuk mengangkut penumpang yang mudik lebih banyak," tutup Sukirno.


(dru/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut