Punya Utang 'Segunung', Jepang Takut Bernasib Seperti Eropa
Sabtu, 30/06/2012 17:15 WIB
Jakarta - Jepang menghadapi risiko keuangan yang serupa dengan negara-negara Eropa karena utang yang besar. Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda memberi peringatan, kebijakan kenaikan pajak harus dilakukan untuk menyelamatkan negara dari tumpukan utang.
Pernyataan Noda dilontarkan sehari setelah para pemimpin dari 17 negara di Eropa menyepakati kebijakan darurat untuk menyelamatkan Italia dan Spanyol serta mendorong perekonomian di Eropa.
"Negara-negara seperti Italia dan Spanyol telah melakukan berbagai usaha untuk pemulihan sektor keuangan. Tapi saat pasar melihat kondisi fiskal suatu negara dan menyadari pemerintahnya tidak memiliki kemampuan untuk mendisiplinkan keuangan, apa yang akan terjadi? Kita harus berpikir keras soal hal ini," tutur Noda dikutip dari AFP, Sabtu (30/6/2012).
Eropa menyiapkan dana sekitar 500 miliar euro (US$ 630 miliar) untuk menyuntikkan modal (bailout) kepada perbankan secara langsung tanpa menggunakan dana anggaran negara dan menyelamatkan negara-negara yang terlilit utang.
Dana bailout tersebut akan digunakan untuk menstabilisasi pasar dengan membeli surat-surat utang negara di Eropa, sehingga biaya utang menurun, khususnya di Spanyol dan Italia.
Jepang juga mempunyai nilai utang publik yang besar, hampir 200% dari angka PDB negara tersebut, atau yang terbesar di dunia. Noda memberikan peringatan agar negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu tidak tertimpa krisis akibat utang.
Noda meyakini, kebijakan kenaikan pajak bisa menyelamatkan fiskal Jepang sehingga anggaran negara bisa lebih kuat.
"Saat ini Jepang harus memilih apakah akan menjadi panutan bagi dunia atau akan mengikuti nasib dari negara-negara di barat," kata Noda.
(dnl/dnl)
Pernyataan Noda dilontarkan sehari setelah para pemimpin dari 17 negara di Eropa menyepakati kebijakan darurat untuk menyelamatkan Italia dan Spanyol serta mendorong perekonomian di Eropa.
"Negara-negara seperti Italia dan Spanyol telah melakukan berbagai usaha untuk pemulihan sektor keuangan. Tapi saat pasar melihat kondisi fiskal suatu negara dan menyadari pemerintahnya tidak memiliki kemampuan untuk mendisiplinkan keuangan, apa yang akan terjadi? Kita harus berpikir keras soal hal ini," tutur Noda dikutip dari AFP, Sabtu (30/6/2012).
Eropa menyiapkan dana sekitar 500 miliar euro (US$ 630 miliar) untuk menyuntikkan modal (bailout) kepada perbankan secara langsung tanpa menggunakan dana anggaran negara dan menyelamatkan negara-negara yang terlilit utang.
Dana bailout tersebut akan digunakan untuk menstabilisasi pasar dengan membeli surat-surat utang negara di Eropa, sehingga biaya utang menurun, khususnya di Spanyol dan Italia.
Jepang juga mempunyai nilai utang publik yang besar, hampir 200% dari angka PDB negara tersebut, atau yang terbesar di dunia. Noda memberikan peringatan agar negara dengan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu tidak tertimpa krisis akibat utang.
Noda meyakini, kebijakan kenaikan pajak bisa menyelamatkan fiskal Jepang sehingga anggaran negara bisa lebih kuat.
"Saat ini Jepang harus memilih apakah akan menjadi panutan bagi dunia atau akan mengikuti nasib dari negara-negara di barat," kata Noda.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 16:57 WIB
Jelang Harga Naik, Pembelian BBM di Jatim Melonjak
-
Rabu, 19/06/2013 16:52 WIB
BBM Naik, Produsen Terigu Tahan Harga Jual
-
Rabu, 19/06/2013 16:44 WIB
Bank Mestika Bidik Salurkan Kredit Rp 5,9 Triliun di 2013
-
Rabu, 19/06/2013 16:37 WIB
Renegosiasi Kontrak Tak Kunjung Deal, Ini Kata Bos Freeport
-
Rabu, 19/06/2013 16:16 WIB
Aksi Ambil Untung Ramai Lagi, IHSG Berkurang 33 Poin
-
Rabu, 19/06/2013 15:02 WIB
Janji Serap Anggaran, Pejabat Tinggi DKI Ini Rela Disembelih Jokowi
-
Rabu, 19/06/2013 14:28 WIB
Minta Anak Buah Serap Anggaran 97%, Jokowi: Kalau Tak Tercapai Langsung Berhenti!
-
Rabu, 19/06/2013 14:31 WIB
50 Ribu Unit Mobil Murah Siap Dijual Tahun Ini
-
Rabu, 19/06/2013 15:35 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Bos Besar Ingin CIMB Niaga Jadi Bank Terbesar, Kalahkan Malaysia
-
Rabu, 19/06/2013 15:19 WIB
Rumah Tahan Gempa Ini Bisa Dibangun dalam Seminggu
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
Online Trading Academy
How To Make in "Capital market"
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 10:38 WIB WIB
Dahlan Ngelawak Soal Daging Impor
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











