detikfinance

Petugas SPBU Pastikan Motor Plat Merah Dilarang Beli Bensin Premium

Wiji Nurhayat - detikfinance
Sabtu, 30/06/2012 18:47 WIB
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Pemerintah sejak 1 Juni 2012 telah mengeluarkan aturan melarang kendaraan plat merah (Kendaraan Pemerintah) dan Polri serta TNI di Jabodetabek membeli BBM subsidi. Termasuk sepeda motor dinas plat merah.

Seorang staf operasional SPBU di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur yaitu Harris mengatakan, aturan pemerintah soal pembatasan konsumsi BBM subsidi memang memasukkan motor.

"Iya, (motor plat merah dan TNI/Polri) sudah tidak boleh, itu kan peraturannya dari pemerintah jadi kita harus jalankan, ada Satgas BPH Migas juga yang mengontrol itu," ungkap Harris kepada detikFinance di SPBU tersebut, Sabtu (30/6/2012).

Selain itu, Staf Operasional di SPBU Ahmad Yani, Jakarta Pusat, Edi juga mengungkapkan hal yang sama.

"Motor plat merah sudah tidak boleh minum premium dan pemakaian pertamax kecil peningkatannnya yaitu sekitar 4-5%," kata Edi.

Harris mengatakan, larangan kendaraan PNS, TNI/Polri, serta BUMN menggunakan bensin subsidi belum mengurangi konsumsi bensin premium secara signifikan dan juga belum meningkatkan konsumsi pertamax.

"Mobil plat merah memang sudah berpindah kepada pertamax tetapi penjualan pertamax hanya naik sedikit sekitar 5-6%. Memang saat ini penjualan pertamax bertambah tetapi kenaikan biasa saja," kata Harris.

Menurut data di SPBU Rawamangun, dalam sehari SPBU tersebut membeli 40.000 kiloliter (KL) bensin premium dan hanya menyisakan sekitar 6.000 liter premium setiap harinya.

Sedangkan solar yang dibeli adalah 8.000-16.000 KL/hari dan hanya menyisakan sekitar 5.000 liter. Untuk pertamax, SPBU tersebut membeli setiap 3 hari sekali sebanyak 8.000 KL dan hanya menyisakan 3.000 liter saja, lalu SPBU ini membeli pertamax plus setiap 7 hari sekali sebanyak 8.000 KL sekali dan hanya menyisakan 4.000 liter.

"Penggunaan premium masih banyak, dan kosumsinya cenderung tinggi," ungkap Harris.



(dnl/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA