Duh! Hanya 10% Kendaraan Dinas yang Sudah Dipasang Stiker BBM
Minggu, 01/07/2012 15:01 WIB
Jakarta - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dipusingkan dengan minimnya kendaraan dinas pemerintah yang memasang stiker khusus Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.
Padahal stiker tersebut sudah dibagikan kesemua Lembaga Kementerian termasuk Lembaga TNI dan/Polri dan ketentuan ini sudah berlaku satu bulan, per 1 Juni 2012.
Hal tersebut seperti diungkapkan Mayjen TNI (Purn) Karseno yang merupakan anggota komite BPH Migas, menurutnya semua Lembaga Kementerian termasuk Lembaga TNI dan/Polri sudah dibagikan stiker BBM Non Subsidi.
Hasilnya hanya baru 10% yang patuh menempelkan kendaraan dinasnya dengan stiker BBM non subsidi berwarna orange.
Pihaknya sudah mendesak agar kendaraan dinas pemerintah segera dipasang terkait Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Bahan Bakar Minyak.
"Tetapi dari seluruh stiker yang dibagikan BPH Migas, kurang dari 10% yang telah dipasang di kendaraan pemerintah, sangat minim sekali," kata Karseno ketika dihubungi detikFinance, Minggu (1/7/2012).
Menurut Karseno, dirinya tidak mengerti alasan utamanya kenapa sampai saat ini masih sangat minim kendaraan pemerintah yang dipasangi stiker.
"Seharusnya ini tangung jawabnya Seketariat atau Kepala biro di Lembaga Kementerian atau Detasemen Markas TNI dan/Polri, karena kami sudah bagikan, kenapa kok pada malas pasang stiker, ini masyarakat harus tahu," tegasnya.
Dikatakan Karseno, pasalnya jika ini terus dibiarkan maka dilapangan khususnya petugas SPBU dan petugas pengawas dari BPH Migas akan kesulitan untuk mendeteksi mobil mana saja yang wajib beli BBM Subsidi.
"Kalau seperti ini,instruksi Presiden terkait penghematan energi dan penghematan BBM dari Permen ESDM tersebut tidak akan tercapai sesuai yang diinginkan," tandasnya.
BPH Migas mencatat ada 41.000 kendaraan dinas pemerintah, BUMN, BUMD, termasuk kendaraan TNI/Polri yang seharusnya dipasang stiker BBM berwarna orange. Angka ini hanya mencakup kendaraan dinas pemerintah di Jabodetabek untuk roda empat, belum termasuk roda dua.
(rrd/hen)
Padahal stiker tersebut sudah dibagikan kesemua Lembaga Kementerian termasuk Lembaga TNI dan/Polri dan ketentuan ini sudah berlaku satu bulan, per 1 Juni 2012.
Hal tersebut seperti diungkapkan Mayjen TNI (Purn) Karseno yang merupakan anggota komite BPH Migas, menurutnya semua Lembaga Kementerian termasuk Lembaga TNI dan/Polri sudah dibagikan stiker BBM Non Subsidi.
Hasilnya hanya baru 10% yang patuh menempelkan kendaraan dinasnya dengan stiker BBM non subsidi berwarna orange.
Pihaknya sudah mendesak agar kendaraan dinas pemerintah segera dipasang terkait Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Bahan Bakar Minyak.
"Tetapi dari seluruh stiker yang dibagikan BPH Migas, kurang dari 10% yang telah dipasang di kendaraan pemerintah, sangat minim sekali," kata Karseno ketika dihubungi detikFinance, Minggu (1/7/2012).
Menurut Karseno, dirinya tidak mengerti alasan utamanya kenapa sampai saat ini masih sangat minim kendaraan pemerintah yang dipasangi stiker.
"Seharusnya ini tangung jawabnya Seketariat atau Kepala biro di Lembaga Kementerian atau Detasemen Markas TNI dan/Polri, karena kami sudah bagikan, kenapa kok pada malas pasang stiker, ini masyarakat harus tahu," tegasnya.
Dikatakan Karseno, pasalnya jika ini terus dibiarkan maka dilapangan khususnya petugas SPBU dan petugas pengawas dari BPH Migas akan kesulitan untuk mendeteksi mobil mana saja yang wajib beli BBM Subsidi.
"Kalau seperti ini,instruksi Presiden terkait penghematan energi dan penghematan BBM dari Permen ESDM tersebut tidak akan tercapai sesuai yang diinginkan," tandasnya.
BPH Migas mencatat ada 41.000 kendaraan dinas pemerintah, BUMN, BUMD, termasuk kendaraan TNI/Polri yang seharusnya dipasang stiker BBM berwarna orange. Angka ini hanya mencakup kendaraan dinas pemerintah di Jabodetabek untuk roda empat, belum termasuk roda dua.
(rrd/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 19/05/2013 14:12 WIB
Dahlan Kumpul dengan Para Bos BUMN Bahas 'Guru Dadakan' & Outsourcing
-
Minggu, 19/05/2013 13:45 WIB
Bulog Butuh Impor 28.000 Ton Daging untuk Bisa Stabilkan Harga
-
Minggu, 19/05/2013 12:52 WIB
Dapat Tugas dari Dahlan, Bos BRI Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman
-
Minggu, 19/05/2013 12:38 WIB
Setelah Jaguar dan Ferrari, CIMB Niaga Siap Layani Kredit Mobil Subaru
-
Minggu, 19/05/2013 12:01 WIB
Hari Libur, Dahlan Iskan Berkumpul Bersama Bos-bos BUMN
-
Minggu, 19/05/2013 12:52 WIB
Dapat Tugas dari Dahlan, Bos BRI Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman
-
Minggu, 19/05/2013 11:54 WIB
Hari Libur, Dahlan Iskan Berkumpul Bersama Bos-bos BUMN
-
Minggu, 19/05/2013 11:45 WIB
Dalam 6 Bulan Harga Satu Ruko Mewah di BSD Naik Rp 3 Miliar Lebih
-
Minggu, 19/05/2013 10:49 WIB
Batik Air Resmi Buka Penerbangan Jakarta-Bali
-
Minggu, 19/05/2013 12:38 WIB
Setelah Jaguar dan Ferrari, CIMB Niaga Siap Layani Kredit Mobil Subaru
-
67 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








