Orang Miskin Indonesia Paling Banyak di Jawa Timur

Ramdhania El Hida - detikfinance
Senin, 02/07/2012 16:07 WIB
//images.detik.com/content/2012/07/02/4/160910_miskinluar.jpg
Jakarta -Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah penduduk miskin di Indonesia paling banyak terdapat di Jawa Timur, yang jumlahnya 5,1 juta.

Jumlah penduduk di Jawa Timur ini menurun dibandingkan tahun lalu sebesar 5,4 juta.

Selain Jawa Timur, ada 6 provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah penduduk miskin di atas 1 juta jiwa, yaitu Jawa Tengah sebanyak 4,98 juta, turun dibanding tahun lalu 5,1 juta. Lalu Jawa Barat sebanyak 4,5 juta atau turun dari tahun lalu yang sebanyak 4,6 juta.

Kemudian Sumatera Utara dengan penduduk miskin 1,4 juta atau turun 1,48 juta penduduk dari tahun. Lampung memiliki penduduk miskin sebanyak 1,25 juta atau turun dari 1,29 dari tahun lalu. Sumatera Selatan mempunyai penduduk miskin 1,06 juta atau turun dari tahun lalu sebanyak 1,07 penduduk, dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 1,012 juta penduduk miskin atau turun tipis dari tahun lalu.

Sementara di DKI Jakarta, jumlah penduduk miskin mencapai 363,2 ribu pada tahun ini. Jumlah tersebut turun sedikit dibandingkan penduduk miskin tahun lalu sebanyak 363,42 ribu penduduk.

Berdasarkan pulau, jumlah penduduk miskin terbanyak ada di pulau Jawa, sebanyak 16,1 juta. Namun, secara persentase dengan jumlah penduduk keseluruhan, jumlah penduduk miskin di pulau Jaa hanya 11,57%. Berbeda dengan Maluku dan Papua, meski jumlah penduduk miskin hanya 1,6 juta tetapi persentasenya mencapai 24,77%.

"Jadi kalau persentase yang paling banyak di Maluku dan Papua, tetapi secara absolut ada di Pulau Jawa," jelas Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS Sairi Hasbullah di kantornya, Jalan Dr.Sutomo, Jakarta, Senin (2/7/2012).

Penduduk miskin di pulau Sumatera sebanyak 6,3 juta dengan persentase 12,07%. Sulawesi sebanyak 2,09 juta atau 11,78% dibandingkan jumlah penduduk seluruhnya. Bali dan Nusa Tenggara sebanyak 2,03 juta atau sebanyak 15,11%, sedangkan Kalimantan sebanyak 2,033 juta dengan persentase 6,69%.
(nia/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut