detikfinance

Takut Kelaparan Gara-gara RPP Tembakau Jadi Alasan Petani Demo ke Jakarta

Zulfi Suhendra - detikfinance
Selasa, 03/07/2012 11:18 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/03/1036/111521_img2012070300342.jpg Foto: Zulfi-detikFinance
Jakarta -Sebanyak 10 ribu petani tembakau dari 6 provinsi berdemo di sepanjang jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta menolak disahkannya Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) soal tembakau yang bisa membatasi konsumsi rokok.

Salah seorang petani bernama Agus mengatakan para petani tembakau menahan menolak RPP tersebut dan berdemo di kantor Kementerian Kesehatan.

"Kita sudah tiga kali ke sini tapi tidak dianggap. Kalau RPP ini disahkan maka akan hancur-hancuran petani. RPP ini sama sekali tidak berpihak. Diversifikasi tembakau akan menyesatkan kita," ujar Agus saat ditemui detikFinance pada demo tersebut, Selasa (3/7/2012).

Petani lainnya yaitu Rubadi dari Boyolali meminta pemerintah jangan sampai mengesahkan RPP tersebut. "Petani resah kalau disahkan, karena kami penghasilannya hanya dari tembakau, nanti kita kelaparan," jelasnya.

Saat ini ribuan petani berjalan ke Kementerian Hukum dan HAM dan akan melanjutkan ke kantor Menko Kesra.

"Di Kemenkes nggak ada yang menemui kami karena RPP-nya ada di Kemenkokesra. Sekarang kita ke Kemenkum HAM dan lanjut ke Menko Kesra," ujarnya.

Seperti diketahui industri rokok golongan besar, menengah maupun kecil saat ini tengah resah terhadap pengaturan rokok. Karena akan terbitnya peraturan turunan atas UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

RPP Tembakau akan mengatur larangan penayangan iklan rokok, sponsor acara, kegiatan CSR, larangan penjualan rokok secara eceran, dan pada orang di bawah 18 tahun serta wanita hamil.

Isi RPP Tembakau, salah satunya pembatasan iklan produk tembakau, dan pencantuman gambar dalam bungkus rokok. RPP ini merupakan amanat UU Kesehatan. Peraturan ini diharapkan dapat melindungi anak-anak usia sekolah dari kecanduan merokok.
(dnl/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut