detikfinance

Wall Street Menanjak Berkat Harapan Stimulus Baru

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 04/07/2012 07:51 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/04/6/wsdalam.jpg Foto: Reuters
New York - Pasar saham Wall Street menguat di hari ketiganya berturut-turut didorong harapan adanya stimulus terhadap ekonomi dunia. Tingginya harga minyak juga mengangkat harga saham-saham energi.

Lemahnya data-data ekonomi yang dilaporkan membuat harapan adanya pemangkasan suku bunga oleh European Central Bank (ECB) ke posisi terendahnya. Langkah yang bisa mendorong pasar terus menanjak.

Penguatan kali ini bergerak di perdagangan yang tidak terlalu ramai menjelang perayaan kemerdekaan AS pada 4 Juli besok waktu setempat. Volume perdagangan hanya 3,78 miliar lembar saham, terendah tahun ini di NYSE, Nasdaq dan AMEX.

Sementara harga minyak jenis brent kembali menembus US$ 101 per barel untuk pertama kalinya dalam tiga pekan terakhir akibat ketegangan di Iran kembali mencuat.

Eric Kuby, kepala investasi dari North Star Investment Management di Chicago, mengatakan pertemuan petinggi Eropa pekan lalu telah merangsang bursa-bursa di dunia untuk bergerak ke atas.

"Kita sedang berada di mode reli. Susah sekali percaya bahwa angka-angka ekonomi ini menggerakan pasar di tengah situasi likuiditas global seperti sekarang ini," katanya dikutip dari Reuters, Rabu (4/7/2012).

Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones menanjak 72,43 poin (0,56%) ke level 12.943,82. Indeks Standard & Poor's 500 bertambah 8,51 poin (0,62%) ke level 1.374,02. Indeks Komposit Nasdaq naik 24,85 poin (0,84%) ke level 2.976,08.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut