Ini 20 Calon Investor Proyek Jembatan Selat Sunda
Rabu, 04/07/2012 08:24 WIB
Jakarta - Pemilik Artha Graha Tomy Winata tak hanya memiliki calon-calon investor dari China untuk menggarap Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS)/ Jembatan Selat Sunda (JSS). Tomy mengaku sudah memiliki calon-calon investor di luar China seperti Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat (AS).
Tomy mengaku tak terpengaruh soal kabar pemerintah akan merevisi revisi Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda. Pihaknya masih melakukan komunikasi dengan calon investor JSS. Menurut Tomy, pihak akan tetap patuh dan loyal pada keputusan pemerintah pusat.
Dikatakannya sampai saat ini PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) dan konsorsium pemda Lampung dan pemda Banten tetap berkerja dan berpegang teguh pada Perpres 86/2011.
"Termasuk membicarakan kerjasama dengan mitra strategis di dalam dan luar negeri..Kami tetap konsisten untuk menyiapkan rencan proyek dan tidak lengah," tegas Tomy kepada detikFinance, Selasa malam (3/7/2012)
Menurutnya banyak perusahaan atau lembaga yang tertarik terhadap proyek KSISS/JSS. Namun ia mencatat hanya beberapa yang sang serius antaralain China, Jepang, Korea Selatan & Amerika Serikat.
Berikut ini 20 calon investor yang siap menggarap proyek KSISS/JSS:
Mitra dari China:
China Development Bank (CBD)
China Railway Construction Corporation (CRCC)
China Civil Engineering Construction Corporation (CCECC)
China Railway Siyuan Survey & Design Group Company Limited (CRSSD)
China Communications Construction Cooperation Limited Company (CCCC)
China Harbour Engineerin Company (CHEC)
China Road & Bridge Corporation (CRBC)
China State Construction Engineering Corporation (CSCEC)
Beijing International Trust (BITIC)
China National Technical Import & Export Corporation (CNTIC)
Calon mitra dari Korea Selatan:
1. Samsung C & T
2. GS Construction
3. Hyundai Engineering & Construction
Calon mitra dari Jepang:
1. Japan External Trade Organization (JETRO)
2. Konsorsium JGC Corporation, Nippon Koei dan Nippon Steel
Calon mitra dari Amerika Serikat (AS):
1. Embassy Of USA
2. US Exim Bank
3. AECOM
4. TY Lin Int
5. Fugro Mc Leyland
Sebelumnya pemerintah melalui kementerian keuangan akan mengambil alih proses pendanaan studi kelayakan atau feasibility study (FS) proyek Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS/JSS) dari pemrakarsa (Artha Graha dan Pemda Lampung-Banten). Pemerintah tak mau hanya China yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi pemenang tender proyek KSISS/JSS.
"Lebih bagus mana kita dapatkan peserta dari berbagai negara yang sudah teruji dibanding dengan pemrakarsa yang sekarang pun masih berupaya gandeng investor, jadi lebih baik sudahlah. Lagi pula FS-nya kan kita juga lebih baik pemerintah saja yang bikin apalagi ini proyek besar juga, Rp 100 triliun lebih gitu kan," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro.
Bambang mengatakan pemerintah ingin proyek KSISS/JSS benar-benar dibangun oleh investor maupun kontraktor yang terbaik. Menurutnya untuk teknologi jembatan panjang bukan hanya dominasi China saja.
"Lagian pertama apa cuma China yang the best, kan masih ada Korea (Selatan), Jepang, masih ada negara lain jadi ya gini deeh. Kan kalian ingat proyek fast track I, 10.000 MW, kan semuanya China sampai kontraktornya. Apa yang terjadi coba sekarang ? Apa? Kamu tahu nggak, lambat, PLN ngeluh spesifikasinya dan lain-lain," ungkap Bambang.
(hen/ang)
Tomy mengaku tak terpengaruh soal kabar pemerintah akan merevisi revisi Peraturan Presiden No. 86 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda. Pihaknya masih melakukan komunikasi dengan calon investor JSS. Menurut Tomy, pihak akan tetap patuh dan loyal pada keputusan pemerintah pusat.
Dikatakannya sampai saat ini PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) dan konsorsium pemda Lampung dan pemda Banten tetap berkerja dan berpegang teguh pada Perpres 86/2011.
"Termasuk membicarakan kerjasama dengan mitra strategis di dalam dan luar negeri..Kami tetap konsisten untuk menyiapkan rencan proyek dan tidak lengah," tegas Tomy kepada detikFinance, Selasa malam (3/7/2012)
Menurutnya banyak perusahaan atau lembaga yang tertarik terhadap proyek KSISS/JSS. Namun ia mencatat hanya beberapa yang sang serius antaralain China, Jepang, Korea Selatan & Amerika Serikat.
Berikut ini 20 calon investor yang siap menggarap proyek KSISS/JSS:
Mitra dari China:
China Development Bank (CBD)
China Railway Construction Corporation (CRCC)
China Civil Engineering Construction Corporation (CCECC)
China Railway Siyuan Survey & Design Group Company Limited (CRSSD)
China Communications Construction Cooperation Limited Company (CCCC)
China Harbour Engineerin Company (CHEC)
China Road & Bridge Corporation (CRBC)
China State Construction Engineering Corporation (CSCEC)
Beijing International Trust (BITIC)
China National Technical Import & Export Corporation (CNTIC)
Calon mitra dari Korea Selatan:
1. Samsung C & T
2. GS Construction
3. Hyundai Engineering & Construction
Calon mitra dari Jepang:
1. Japan External Trade Organization (JETRO)
2. Konsorsium JGC Corporation, Nippon Koei dan Nippon Steel
Calon mitra dari Amerika Serikat (AS):
1. Embassy Of USA
2. US Exim Bank
3. AECOM
4. TY Lin Int
5. Fugro Mc Leyland
Sebelumnya pemerintah melalui kementerian keuangan akan mengambil alih proses pendanaan studi kelayakan atau feasibility study (FS) proyek Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda (KSISS/JSS) dari pemrakarsa (Artha Graha dan Pemda Lampung-Banten). Pemerintah tak mau hanya China yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi pemenang tender proyek KSISS/JSS.
"Lebih bagus mana kita dapatkan peserta dari berbagai negara yang sudah teruji dibanding dengan pemrakarsa yang sekarang pun masih berupaya gandeng investor, jadi lebih baik sudahlah. Lagi pula FS-nya kan kita juga lebih baik pemerintah saja yang bikin apalagi ini proyek besar juga, Rp 100 triliun lebih gitu kan," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro.
Bambang mengatakan pemerintah ingin proyek KSISS/JSS benar-benar dibangun oleh investor maupun kontraktor yang terbaik. Menurutnya untuk teknologi jembatan panjang bukan hanya dominasi China saja.
"Lagian pertama apa cuma China yang the best, kan masih ada Korea (Selatan), Jepang, masih ada negara lain jadi ya gini deeh. Kan kalian ingat proyek fast track I, 10.000 MW, kan semuanya China sampai kontraktornya. Apa yang terjadi coba sekarang ? Apa? Kamu tahu nggak, lambat, PLN ngeluh spesifikasinya dan lain-lain," ungkap Bambang.
(hen/ang)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Anggaran Jebol, Thailand Tak Kuat Lagi Beli Beras Petani Lebih Mahal
-
Rabu, 19/06/2013 19:20 WIB
Akhir Pekan Ini Jokowi Buka Pameran Monorel Gratis di Monas
-
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas, Ahok Suntik Rp 1 Triliun ke BUMD
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Ahok: Tak Mudah Urai Macet, Ps. Minggu dan Tanah Abang Semrawut
-
Rabu, 19/06/2013 18:32 WIB
43 BUMN Rebutan Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Rabu, 19/06/2013 07:24 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Ini Bedanya Tol di Malaysia dan di Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 08:38 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (1)
-
Rabu, 19/06/2013 11:45 WIB
Dahlan Iskan Kunjungi Silvia di Kramat Jati, Siapa Dia?
-
Rabu, 19/06/2013 07:44 WIB
Maskapai dengan Pertumbuhan Paling Cepat di Dunia, Wakil RI Urutan Berapa?
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
64 Komentar
-
56 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:38 WIB WIB
ANTV Dijual ke Hary Tanoe, Grup Bakrie: Itu Cuma Gosip
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer









