detikfinance

10 Negara Tujuan Wisata Favorit Konglomerat China

Metta Pranata - detikfinance
Rabu, 04/07/2012 08:36 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/04/4/chinadalam.jpg Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Prancis, Amerika Serikat dan Australia kembali menduduki tiga posisi teratas negara terfavorit konglomerat China untuk berlibur. Posisi tiga negara ini tidak berubah dari tahun lalu. Sementara Maldives semakin populer dan melesat hingga ke peringkat keempat.

Jepang turun ke peringkat kelima, demikian juga Singapura yang turun ke peringkat 9. Sementara Swiss, Dubai, Hawai dan Kanada naik peringkat. Masing-masing berada di peringkat 6, 7, 8 dan 10. Hasil ini diperoleh dari laporan tahunan Chinese Luxury Traveler 2012 yang dirilis oleh Hurun Research Institute bekerjasama dengan ILTM Asia dan dilansir dari 4Hoteliers.

Hurun melakukan wawancara tatap muka dan menyebar kuisioner pada +/- 150 miliuner sepanjang April – Mei 2012. Sebagian besar berasal dari Shanghai dan Beijing, berusia rata-rata 37 tahun serta 80% di antaranya adalah pria.

“Pasar perjalanan wisata mewah China berkembang pesat dan menunjukkan sinyal menjanjikan pertumbuhan stabil. Jumlah turis China yang bepergian ke luar negeri mencapai 77 juta orang, meningkat 12% dari tahun lalu,” kata Rupert Hoogewerf, Chairman dan Kepala Periset Hurun, dikutip dari Sydney Morning Herald, Rabu (4/7/2012).

Temuan menarik lainnya adalah, konglomerat China biasa menghabiskan rata-rata 813 euro (Rp 9,5 juta) di setiap perjalanan hanya untuk belanja di toko duty free. Jauh melebihi turis Rusia. Sementara itu, liburan Hari Nasional pada Oktober merupakan waktu yang paling disukai untuk bepergian. Diikuti oleh Festival Musim Semi pada Januari – Februari.

Turis China bepergian dalam kelompok rata-rata 9 orang dengan lama perjalanan 8 hari. Mereka tidak menginap lebih dari 3 malam di satu hotel yang sama. Shangri-La menempati posisi puncak hotel mewah terfavorit para turis kaya dari China. Diikuti oleh Hilton dan Ritz Carlton di posisi 2 dan 3. Ketika memilih hotel, 60% turis kaya China lebih mementingkan reputasi hotel tersebut dibanding lokasi geografisnya.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA