detikfinance

Pramono Anung: Ganti Rugi Nasabah Antaboga Jangan Pakai APBN

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Rabu, 04/07/2012 12:34 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/04/5/123642_pramlukisan2.jpg
Jakarta - Pembayaran ganti rugi dana nasabah reksadana PT Antaboga Delta Sekuritas (Antaboga) yang dijual di PT Bank Century Tbk (sekarang PT Bank Mutiara) diusulkan tidak diambil dari sumber APBN.

Wakil Ketua DPR yang juga Ketua Tim Pengawas (Timwas) Bank Century memberi sinyal proses ganti rugi pembayaran akan diambil diluar APBN

"Sumber pembayaran pasti bukan dari APBN," ungkap Pramono di DPR, Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Promono menjelaskan, sumber pendanaan ganti rugi kepada nasabah dapat diambil dari dana Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) karena menurutnya, LPS memiliki anggaran dan tanggungjawab untuk mengganti rugi pembayaran dana nasabah.

"Konteks nasabah adalah pembayaran kepada nasabah dijamin bagi LPS untuk membayar," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Koordinator nasabah Antaboga yang juga nasabah Bank Century, Z Siput L mengatakan dirinya hanya berfokus pada dibayarkan atau tidak dana nasabah.

Menurutnya, Dia tidak peduli siapa yang akan membayarkan karena secara hukum kasus Century sudah memiliki kekuatan hukum dari pengadilan dan Mahkamah Agung sehingga dana nasabah harus dibayar.

"Begini kita taat pada putusan hukuman yang harus mengembalikan sesuai putusan hukum Bank Century sekarang Bank Mutiara mau duitnya, itu dibayarkan oleh Bank Mutiara atau LPS, nasabah tidak ada urusan," sebut Siput.

Seperti diketahui, MA memang memerintahkan Bank Mutiara cabang Solo, Jawa Tengah, membayar 27 uang nasabahnya sebesar Rp 35 miliar dalam kasus reksadana PT Antaboga Delta Sekuritas. Selain itu, Bank Mutiara juga harus membayar uang Rp 5,6 miliar kepada 27 nasabah sebagai denda.



(feb/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA