detikfinance

Rapat Timwas Century Berakhir, Pengembalian Dana Nasabah Tak Jelas

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Rabu, 04/07/2012 13:33 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/04/5/133540_dprdalam.jpg
Jakarta - Pembayaran ganti rugi dana nasabah reksadana PT Antaboga Delta Sekuritas (Antaboga) yang dijual di PT Bank Century Tbk (sekarang PT Bank Mutiara) masih belum jelas dan menggantung.

Hasil Rapat antara Tim Pengawas Bank Century DPR RI dengan Menkeu, LPS, Bank Mutiara (sebelumnya Bank Century), dan Perwakilan Nasabah Bank Century berujung tak jelas. Pasalnya hasil rapat tersebut yakni mengembalikan pembayaran dana nasabah bank Century kepada Bank Mutiara.

Menurut Pimpinan Rapat Timwas Century, Pramono Anung hasil keputusan pengasilan dan Mahkamah Agung (MA) menuntut Bank Mutiara untuk membayarkan dana nasabah.

"Mengenai kondisi bank Mutiara bukan menjadi urusan pemerintah atau lainnya tapi sudah menjadi kewajiban Bank Mutiara sesuai keputusan MA dan keputusan Pengadilan Tinggi dan keputsan ini sudah incraht maka sudah menjadi kewajibank bank Mutiara melakukan kewajiban," ungkap Pramono di DPR, Rabu (4/7/2012).

Pramono menjelaskan, dari hasil putusan rapat Timwas menjelaskan pembayaran dana nasabah bisa menggunakan APBN atau dana LPS.

"Masalah sumber pendanaannya dari mana ya terserah dari Bank Mutiara apa dari pemerintah melalui APBN atau melalui LPS. Itu kewenangan internal dari bank mutiara," tutup Pramono.

Hasil kesimpulan rapat Timwas Bank Century DPR RI sebagai berikut:



  1. Tim pengawas century DPR RI, mendesak dan meminta kepada menkeu, LPS,dan Bank Mutiara untuk melakukan penyelesaian pembayaran masalah nasabah bank Century oleh bank Mutiara sesuai dengan ketentuan dan berlaku bagi nasabah bank Century lainnya.
  2. Tim pengawas century DPR RI akan meneruskan putusan pengadilan negeri yang terkait nasib bank Century kepada BPK, KPK, dan pihak-pihak penegak hukum terkait serta akan meminta keputusan MA berkaitan dengan kasus nasabah Bank Century tersebut.



(feb/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA