HSBC: Krisis Eropa Tak Berdampak Besar Bagi RI
Rabu, 04/07/2012 14:24 WIB
Jakarta - Krisis yang terjadi di zona Eropa terutama di negara Yunani, Spanyol dan Italia ternyata sedikit sekali mempengaruhi stabilitas perekonomian di Indonesia. Kucuran dana talangan 500 miliar Euro kepada bank-bank yang terpuruk di Eropa dipandang sebagai suatu hal yang positif tetapi sifatnya sementara.
Indonesia sebagai negara yang tetap sehat dalam pertumbuhan ekonominya harus terus memperhatikan keadaan global ini untuk tetap menjaga agar pertumbuhan ekonomi tetap growth hingga akhir tahun sampai 6,5%.
"Asia masih growing ditengah keterpurukan yang terjadi di Euro Zone, kita lihat China, Malaysia dan Singapura serta Indonesia yang GDP nya besar," ungkap Head of Global Market HSBC Indonesia, Ali Setiawan saat ditemui wartawan di gedung WTC, Rabu (04/07/12).
"Iklim investasi kita juga masih menyegarkan, inflasi kita tetap terjaga diangka 4,5%, defisit kita juga dijaga agar tidak keluar dari angka 2% dan domestic market kita besar, itu yang membuat kita kuat sampai saat ini." imbuh Ali
Kebijakan yang diambil pemerintah untuk tidak menaikan harga BBM membuat inflasi kita tetap berada di angka 4,5% sedangkan jika pemerintah menaikan harga BBM maka HSBC di prediksi inflasi bisa meningkat di angka 6,5-7,5%.
Indonesia juga diminta untuk waspada karena 50% pasar saham kita dipegang oleh uang asing. 30% dari 50% atau sebanyak 220 Triliun diantaranya dipegang oleh uang Eropa dan Amerika. Sehingga BI untuk keadaan ini tidak akan menaikan suku bunga.
"Waspada penting karena pasar kita sifatnya Easy Rebound dan Easy Sail Out," Jelas Ali
Ali juga mengingatkan Indonesia agar terus memperhatikan kondisi perekonomian China. China dengan volume perdagangan yang terus bertumbuh, tetap memperkirakan peningkatan kuat bagi impor dan ekpor sebesar 5,1% dan 4,7% hingga tahun 2016.
"China ibarat sebuah virus, jika China sakit parah, maka virus tersebut akan menyebar keseluruh Asia termasuk Indonesia," pungkas Ali.
(dru/dnl)
Indonesia sebagai negara yang tetap sehat dalam pertumbuhan ekonominya harus terus memperhatikan keadaan global ini untuk tetap menjaga agar pertumbuhan ekonomi tetap growth hingga akhir tahun sampai 6,5%.
"Asia masih growing ditengah keterpurukan yang terjadi di Euro Zone, kita lihat China, Malaysia dan Singapura serta Indonesia yang GDP nya besar," ungkap Head of Global Market HSBC Indonesia, Ali Setiawan saat ditemui wartawan di gedung WTC, Rabu (04/07/12).
"Iklim investasi kita juga masih menyegarkan, inflasi kita tetap terjaga diangka 4,5%, defisit kita juga dijaga agar tidak keluar dari angka 2% dan domestic market kita besar, itu yang membuat kita kuat sampai saat ini." imbuh Ali
Kebijakan yang diambil pemerintah untuk tidak menaikan harga BBM membuat inflasi kita tetap berada di angka 4,5% sedangkan jika pemerintah menaikan harga BBM maka HSBC di prediksi inflasi bisa meningkat di angka 6,5-7,5%.
Indonesia juga diminta untuk waspada karena 50% pasar saham kita dipegang oleh uang asing. 30% dari 50% atau sebanyak 220 Triliun diantaranya dipegang oleh uang Eropa dan Amerika. Sehingga BI untuk keadaan ini tidak akan menaikan suku bunga.
"Waspada penting karena pasar kita sifatnya Easy Rebound dan Easy Sail Out," Jelas Ali
Ali juga mengingatkan Indonesia agar terus memperhatikan kondisi perekonomian China. China dengan volume perdagangan yang terus bertumbuh, tetap memperkirakan peningkatan kuat bagi impor dan ekpor sebesar 5,1% dan 4,7% hingga tahun 2016.
"China ibarat sebuah virus, jika China sakit parah, maka virus tersebut akan menyebar keseluruh Asia termasuk Indonesia," pungkas Ali.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 15:02 WIB
Janji Serap Anggaran, Pejabat Tinggi DKI Ini Rela Disembelih Jokowi
-
Rabu, 19/06/2013 14:52 WIB
Wamen ESDM: Freeport Jadi Fokus Kami Untuk Renegosiasi Kontrak
-
Rabu, 19/06/2013 14:51 WIB
Dikabarkan Beli ANTV dari Bakrie, Grup MNC: Masih Dalam Proses
-
Rabu, 19/06/2013 14:40 WIB
Caplok Bank di Filipina, CIMB Selangkah Lagi Jadi Penguasa ASEAN
-
Rabu, 19/06/2013 14:36 WIB
50 Ribu Unit Mobil Murah Siap Dijual Tahun Ini
-
Rabu, 19/06/2013 14:28 WIB
Minta Anak Buah Serap Anggaran 97%, Jokowi: Kalau Tak Tercapai Langsung Berhenti!
-
Rabu, 19/06/2013 14:31 WIB
50 Ribu Unit Mobil Murah Siap Dijual Tahun Ini
-
Rabu, 19/06/2013 13:31 WIB
Sebulan Freeport Setop Operasi, Ini Dampak Bagi Daerah Mimika
-
Rabu, 19/06/2013 14:16 WIB
Rogoh Rp 10 T, Orang Terkaya China Bangun Menara Tertinggi di London
-
Rabu, 19/06/2013 11:45 WIB
Dahlan Iskan Kunjungi Silvia di Kramat Jati, Siapa Dia?
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
70 Komentar
-
63 Komentar
-
56 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
Online Trading Academy
How To Make in "Capital market"
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 10:38 WIB WIB
Dahlan Ngelawak Soal Daging Impor
-
Rabu, 19/06/2013 10:40 WIB WIB
Tak Jual Bensin Premium, Pemerintah Malaysia Subsidi BBM Sekelas Pertamax Plus
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











