detikfinance

Incar Rp 2 Triliun, Indovision Siap Melantai di Bursa

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 04/07/2012 15:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/04/6/beilogodalam.jpg
Jakarta - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), anak usaha PT Global Mediacom Tbk menetapkan harga saham perdana Rp 1.520 per lembar hingga dana yang perseroan dapat mencapai Rp 2,14 triliun.

Harga saham ini merupakan batas tengah dari kisaran yang sebelumnya dipublikasikan, Rp 1.460-Rp 1.750 per lembar. Perseroan juga telah menggelar roadshow international ke Singapura, Hong Kong, Inggris dan AS.

Direktur Utama Perseroan, Rudy Tanoesoedibjo menerangkan, minat calon investor dalam periode pre marketing cukup positif. "Dengan kondisi pasar saham saat ini, kami sangat meghargai minat dan kepercayaan yang ditunjukan oleh para calon investor kepada perseroan," kata Rudy di Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Sebelumnya, Rudy menerangkan, saham yang ditawarkan sekitar 20% dari modal disetor dan ditempatkan penuh atau sekitar 1.412.776.000 lembar. Ini terdiri dari saham baru 847.666.000 lembar dan saham divestasi milik PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) sebanyak 565.110.00 lembar.

Dari hasil penawaran umum, sekitar 70% digunakan sebagai belanja modal diantaranya pembelian dekoder, antena, kartu tayang, dan peralatan penunjang penyiaran. Selain itu, dana IPO juga sebagai pelunasan pinjaman perseroan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rp 50 miliar.

Selain itu, perseroan juga akan melunasi utang dari pemegang saham pengendali, PT Global Mediacom Tbk sebanyak Rp 170 miliar yang didapatkan secara bertahap. Sisanya sebagai modal kerja berupa rekondisi dekoder dan perbaikan fasilitas kerja.

"Sebanyak 70% ekspansi. Sisanya pelunasan pinjaman dan modal kerja," tambah Rudy.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT MNC Securites. Keduanya menjamin kesanggupan penuh (full commitment) terdapat IPO MNC Sky Vision.



(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA