detikfinance

NAB Reksa Dana Juni Kembali Naik Jadi Rp 169,91 Triliun

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Kamis, 05/07/2012 08:55 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/05/6/reksadalam.jpg
Jakarta - Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana bulan Juni 2012 kembali membaik, meski belum mencapai posisi tertinggi di April lalu Rp 170,191 triliun.

Berdasarkan statistik Reksa Dana Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), seperti dikutip detikFinance, Kamis (4/7/2012), NAB reksa dana bulan Juni mencapai Rp 169,915 triliun atau naik Rp 4,3 triliun dibandingkan periode Mei Rp 165,63 triliun.

Jumlah unit reksa dana bulan Juni tercatat 104,886 miliar atau naik tipis dari periode sebelumnya 104,389 miliar.

Periode Mei NAB reksa dana drop menjadi Rp 165,634 triliun. Tren penurunan NAB reksa dana sudah terjadi dua kali. Sebelumnya di bulan Maret dengan nilai Rp 166,751 triliun turun dari periode Februari Rp 167.696 triliun.

Bapepam-LK menyampaikan, Data yang ditampilkan berasal dari pelaporan Reksa Dana yang disampaikan oleh Bank Kustodian dan terpublikasi tiap akhir bulan.

Namun secara keseluruhan ia yakin NAB reksa dana akan terus tumbuh hingga akhir 2012. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Reksadana Indonesia (APRDI), Abiprayadi Riyanto percaya, pertumbuhan akan mencapai 20% dengan catatan jika kondisi krisis Eropa membaik, sehingga pundi-pundi dana investasi jenis ini bertambah tebal.



(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA