Wah, Ada Alat Pemerah Susu Canggih di JCC
Jumat, 06/07/2012 12:23 WIB
Foto: Feby-detikFinance
Jakarta - Ajang Indo Livestock 2012 di Jakarta Convention Centre (JCC) Jakarta menampilkan produk dan teknologi peternakan berteknologi tinggi dan terbaru dari berbagai negara termasuk Indonesia.
Salah satunya adalah mesin pemerah susu sapi berteknologi tinggi yang bernama Bucket Milking. Alat yang didistribusikan oleh PT Haes Brothers ini bisa memerah sapi dengan kapasitas dan tingkat kesterilan pada proses pemerahan yang tinggi.
"Kapasitas ini (mesin) bisa memeras 7 sampai 8 menit per 1 ekor sapi. Kalau pakai tangan bisa 8 sampai 10 menit tapi cuman kalau manusia bisa jadi kalau pindah berkali-kali kalau sapi ada yang hepatitis akan berisiko pindah ke sapi yang lain," ungkap Product Specialist PT Haes Brothers, Ikhsan Dalil kepada detikFinance di JCC, Jakarta, Jumat (6/7/2012).
Alat yang komponennya berasal dari dalam dan luar negeri ini, ditawarkan dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 6 juta. Menurutnya, alat yang bisa menghasilkan kualitas susu yang steril dan meningkat produktivitas peternakan ini, ternyata masih belum begitu familiar dengan peternak sapi di Indonesia.
"Di Indonesia masih jarang karena budaya beternak bukan datang dari kita dan budaya belum tercipta," kata Ikhsan
Ditempat yang sama, juga ada produk pengemasan dan pencucian telur ayam beteknologi tinggi buatan Korea Selatan. Produk yang berfungsi untuk mencuci telor, melakukan pensterilisasi melalui sinar UV, hingga pengemasan bisa lebih cepat dengan kapasitas hingga 35.000 butir terlur/jam. Alat bertenologi tinggi tersebut dipatok mulai dari Rp 1 miliar dan juga memiliki banyak keunggulan.
"Bebas bakteri, telor lahan lama karena bebas bakteri serta lebih efisen dan cepat untuk pengerjaan karena tidak membutuhkan banyak karyawan," ungkap Wahyu petugas Marketing Seyang Tech Co. Ltd.
Pada acara Indo Livestock 2012 yang berlangsung mulai tanggal 4 sampai 6 Juli 2012 ini, menampilkan produk dan teknologi peternakan yang diiukti oleh 470 peserta. Peserta yang bergabung sendiri, berasal dari 39 negara.
(feb/hen)
Salah satunya adalah mesin pemerah susu sapi berteknologi tinggi yang bernama Bucket Milking. Alat yang didistribusikan oleh PT Haes Brothers ini bisa memerah sapi dengan kapasitas dan tingkat kesterilan pada proses pemerahan yang tinggi.
"Kapasitas ini (mesin) bisa memeras 7 sampai 8 menit per 1 ekor sapi. Kalau pakai tangan bisa 8 sampai 10 menit tapi cuman kalau manusia bisa jadi kalau pindah berkali-kali kalau sapi ada yang hepatitis akan berisiko pindah ke sapi yang lain," ungkap Product Specialist PT Haes Brothers, Ikhsan Dalil kepada detikFinance di JCC, Jakarta, Jumat (6/7/2012).
Alat yang komponennya berasal dari dalam dan luar negeri ini, ditawarkan dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 6 juta. Menurutnya, alat yang bisa menghasilkan kualitas susu yang steril dan meningkat produktivitas peternakan ini, ternyata masih belum begitu familiar dengan peternak sapi di Indonesia.
"Di Indonesia masih jarang karena budaya beternak bukan datang dari kita dan budaya belum tercipta," kata Ikhsan
Ditempat yang sama, juga ada produk pengemasan dan pencucian telur ayam beteknologi tinggi buatan Korea Selatan. Produk yang berfungsi untuk mencuci telor, melakukan pensterilisasi melalui sinar UV, hingga pengemasan bisa lebih cepat dengan kapasitas hingga 35.000 butir terlur/jam. Alat bertenologi tinggi tersebut dipatok mulai dari Rp 1 miliar dan juga memiliki banyak keunggulan.
"Bebas bakteri, telor lahan lama karena bebas bakteri serta lebih efisen dan cepat untuk pengerjaan karena tidak membutuhkan banyak karyawan," ungkap Wahyu petugas Marketing Seyang Tech Co. Ltd.
Pada acara Indo Livestock 2012 yang berlangsung mulai tanggal 4 sampai 6 Juli 2012 ini, menampilkan produk dan teknologi peternakan yang diiukti oleh 470 peserta. Peserta yang bergabung sendiri, berasal dari 39 negara.
(feb/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 18:53 WIB
BCA Pamerkan 'Dompet Mini Berjalan'
-
Jumat, 24/05/2013 17:55 WIB
Beda Nasib, Garuda Masuk Jajaran Maskapai Terbaik Dunia dan Merpati Terburuk
-
Jumat, 24/05/2013 17:46 WIB
Ini Dia Bisnis Keripik Belut Beromzet Rp 80 Juta/Bulan
-
Jumat, 24/05/2013 17:32 WIB
Temui Presiden Korsel, Chairul Tanjung Bawa Surat Khusus dari SBY
-
Jumat, 24/05/2013 17:25 WIB
Pembebasan Lahan Proyek Tol Trans Jawa Baru Tercapai 55%
-
Jumat, 24/05/2013 17:55 WIB
Beda Nasib, Garuda Masuk Jajaran Maskapai Terbaik Dunia dan Merpati Terburuk
-
Jumat, 24/05/2013 17:39 WIB
Ini Dia Bisnis Keripik Belut Beromzet Rp 80 Juta/Bulan
-
Jumat, 24/05/2013 16:16 WIB
Buah Durian di Seluruh Dunia Aslinya Dari Indonesia
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 14:31 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
-
40 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
25 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Jumat, 24/05/2013 14:35 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
Tak mau ketinggalan, Arabian Business juga ikut merilis daftar serupa yang bertajuk 100 Wanita Arab Paling Berpengaruh di Dunia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 13:42 WIB WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)








