Pasok Gas Ke Industri, PGN Klaim Telah Bantu Negara Ratusan Triliun
Sabtu, 07/07/2012 13:56 WIB
Jakarta - Kebijakan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menaikan harga gas sempat mendapatkan protes keras dari berbagai pihak khususnya industri, padahal perusahaan yang 60% masih dikuasai negara tersebut mengklaim telah membantu negara ratusan triliun dengan hanya memasok gas ke industri.
Hal tersebut seperti dikatakan Seketaris Perusahaan PGN, Heri Yusuf, selama PGN berdiri dan memasok gas khususnya ke Industri hingga saat ini, PGN telah membantu negara menghemat ratusan triliun.
"Kalau kita hitung-hitung, sejak kita pasok gas ke Industri, PGN telah membantu negara menghemat ratusan triliun," kata Heri kepada detikFinance, Sabtu (7/7/2012).
Menurut Heri, dengan dipasoknya gas oleh PGN ke industri membuat industri tidak menggunakan bahan bakar minyak khususnya solar yang mengandung subsidi dari negara.
"Dengan industri menggunakan gas, mereka tidak menggunakan solar lagi, apalagi solar yang mengandung subsidi dari pemerintah," ucap Heri.
Belum lagi dengan rumah tangga termasuk industri berskala rumah tangga yang masih menggunakan gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kilogram yang juga masih mengandung subsidi cukup besar.
"Kalau gas yang disalurkan ke PGN ke rumah tangga dan industri rumah tangga subsidinya jauh lebih kecil dibandingkan subsidi LPG 3 kilo gram. Artinya sudah sangat besar sumbangsih PGN untuk negara ini," ungkapnya.
Untuk itu dirinya berharap pemerintah selalu berpihak dan melindungi PGN dalam setiap kebijakannya.
"Kita saling dukung, ratusan triliun bukanlah jumlah yang sedikit untuk membangun ekonimi bangsa ini," tandasnya.
(rrd/ang)
Hal tersebut seperti dikatakan Seketaris Perusahaan PGN, Heri Yusuf, selama PGN berdiri dan memasok gas khususnya ke Industri hingga saat ini, PGN telah membantu negara menghemat ratusan triliun.
"Kalau kita hitung-hitung, sejak kita pasok gas ke Industri, PGN telah membantu negara menghemat ratusan triliun," kata Heri kepada detikFinance, Sabtu (7/7/2012).
Menurut Heri, dengan dipasoknya gas oleh PGN ke industri membuat industri tidak menggunakan bahan bakar minyak khususnya solar yang mengandung subsidi dari negara.
"Dengan industri menggunakan gas, mereka tidak menggunakan solar lagi, apalagi solar yang mengandung subsidi dari pemerintah," ucap Heri.
Belum lagi dengan rumah tangga termasuk industri berskala rumah tangga yang masih menggunakan gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) 3 kilogram yang juga masih mengandung subsidi cukup besar.
"Kalau gas yang disalurkan ke PGN ke rumah tangga dan industri rumah tangga subsidinya jauh lebih kecil dibandingkan subsidi LPG 3 kilo gram. Artinya sudah sangat besar sumbangsih PGN untuk negara ini," ungkapnya.
Untuk itu dirinya berharap pemerintah selalu berpihak dan melindungi PGN dalam setiap kebijakannya.
"Kita saling dukung, ratusan triliun bukanlah jumlah yang sedikit untuk membangun ekonimi bangsa ini," tandasnya.
(rrd/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 19/05/2013 18:06 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 17:55 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Mulai Juli, 276 SPBU di DKI Uji Coba Operasikan RFID
-
Minggu, 19/05/2013 17:23 WIB
Korban Jiwa Bertambah Jadi 6 Orang, Bos Induk Freeport 'Terbang' ke Papua
-
Minggu, 19/05/2013 17:03 WIB
Harga BBM Naik, Para BUMN Gelar Pasar Murah
-
Minggu, 19/05/2013 16:48 WIB
BUMN Manakah yang Membayar Gaji Pegawainya Paling Rendah?
-
Minggu, 19/05/2013 17:11 WIB
Korban Jiwa Bertambah Jadi 6 Orang, Bos Induk Freeport 'Terbang' ke Papua
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:24 WIB
Mulai Juli, 276 SPBU di DKI Uji Coba Operasikan RFID
-
Minggu, 19/05/2013 15:15 WIB
Tak Mau Kalah Saing dengan Batik Air, Bos Garuda Siap Pasang WiFi di Pesawat
-
67 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








