Jelang Puasa, Supermarket 'Dibanjiri' Sosis Impor Malaysia
Sabtu, 07/07/2012 17:25 WIB
Jakarta - Menjelang bulan ramadan, supermarket dalam negeri didominasi produk sosis & daging olahan impor asal Malaysia. Stok daging olahan asli dalam negeri mulai langka.
"Bulan puasa ini supermarket dan toko-toko yang menjual sosis dan daging olahan akan banyak dipenuhi oleh merek-merek dari Malaysia," kata Ketua Asosiasi Industri Pengolah Daging Nasional (Nampa) Haniwar Syarif kepada detikFinance, Sabtu (7/7/2012).
Pasalnya, kata Haniwar, industri dalam negeri tidak mampu untuk memenuhi permintaan dikarenakan minimnya pasokan bahan baku daging sapi.
"Kami saat ini produksi seadanya saja, karena pasokan daging sapi dari supplier kosong, ada pun harganya sangat mahal," ucap Haniwar.
Akibatnya, ungkap Haniwar, Industri pengolah sosis dan daging olahan tidak akan mampu memenuhi permintaan terutama pada bulan puasa yang meningkat dua kali lipat.
"Seharusnya sejak Mei-Juli ini kita bisa memproduksi besar-besaran untuk menyetok permintaan pada bulan puasa nanti, tapi itu tidak dapat kami lakukan karena untuk memenuhi permintaan per harinya saja sulit," katanya.
Sementara ancaman di depan mata bagi industri pengolah sosis cs dalam negeri adalah serbuan produk sosis cs dari Malaysia.
"Didaerah perbatasan saja sudah menjalar kemana-mana, jumlahnya mencapai 50 ton per hari, kami yakin jelang puasa produk sosis cs dari Malaysia akan menyebar kemana-mana dengan jumlah yang sangat besar dikarenakan produk dalam negeri tidak ada sementara permintaan sedang tinggi-tingginya," ungkapnya lagi.
Lalu apa yang dilakukan Industri pengolah sosis cs dalam negeri? "Tidak ada yang bisa diperbuat selama pasokan bahan bakunya yakni daging sapi tidak ada, mau produksi pakai apa? yang bisa dilakukan saat ini hanya menggenjot produksi sosis berbahan baku non daging seperti ayam, ikan dan lainnya," tandas Haniwar.
(rrd/ang)
"Bulan puasa ini supermarket dan toko-toko yang menjual sosis dan daging olahan akan banyak dipenuhi oleh merek-merek dari Malaysia," kata Ketua Asosiasi Industri Pengolah Daging Nasional (Nampa) Haniwar Syarif kepada detikFinance, Sabtu (7/7/2012).
Pasalnya, kata Haniwar, industri dalam negeri tidak mampu untuk memenuhi permintaan dikarenakan minimnya pasokan bahan baku daging sapi.
"Kami saat ini produksi seadanya saja, karena pasokan daging sapi dari supplier kosong, ada pun harganya sangat mahal," ucap Haniwar.
Akibatnya, ungkap Haniwar, Industri pengolah sosis dan daging olahan tidak akan mampu memenuhi permintaan terutama pada bulan puasa yang meningkat dua kali lipat.
"Seharusnya sejak Mei-Juli ini kita bisa memproduksi besar-besaran untuk menyetok permintaan pada bulan puasa nanti, tapi itu tidak dapat kami lakukan karena untuk memenuhi permintaan per harinya saja sulit," katanya.
Sementara ancaman di depan mata bagi industri pengolah sosis cs dalam negeri adalah serbuan produk sosis cs dari Malaysia.
"Didaerah perbatasan saja sudah menjalar kemana-mana, jumlahnya mencapai 50 ton per hari, kami yakin jelang puasa produk sosis cs dari Malaysia akan menyebar kemana-mana dengan jumlah yang sangat besar dikarenakan produk dalam negeri tidak ada sementara permintaan sedang tinggi-tingginya," ungkapnya lagi.
Lalu apa yang dilakukan Industri pengolah sosis cs dalam negeri? "Tidak ada yang bisa diperbuat selama pasokan bahan bakunya yakni daging sapi tidak ada, mau produksi pakai apa? yang bisa dilakukan saat ini hanya menggenjot produksi sosis berbahan baku non daging seperti ayam, ikan dan lainnya," tandas Haniwar.
(rrd/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 23/05/2013 10:34 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Kok Subsidi Tetap Melambung?
-
Kamis, 23/05/2013 10:29 WIB
Wapres Boediono Buka Indonesia Banking Expo 2013
-
Kamis, 23/05/2013 10:26 WIB
Rumah dengan Biaya Konstruksi Paling Mahal di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 10:15 WIB
Anggaran Pemerintah di 2013 Rp 1.193 Triliun, Jatah PNS Rp 240 Triliun
-
Kamis, 23/05/2013 10:14 WIB
Dahlan Iskan Kebanjiran Undangan Pembicara di Seminar dan Kuliah Umum
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 08:37 WIB
Laporan dari Singapura
Hati-hati Belanja di Singapura, Banyak Tipu-tipu
-
Kamis, 23/05/2013 08:55 WIB
Harga Emas Antam Tak Bergerak, Buyback Jeblok Rp 4.000/Gram
-
Kamis, 23/05/2013 09:47 WIB
Target Pajak Tahun Ini Diturunkan Rp 53 Triliun, Ada Apa?
-
Kamis, 23/05/2013 10:09 WIB
Anggaran Pemerintah di 2013 Rp 1.193 Triliun, Jatah PNS Rp 240 Triliun
-
38 Komentar
-
33 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
19 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali masuk dalam jajaran 'The World's Most Powerful Women 2013 atau 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 07:35 WIB WIB
5 Menteri Keuangan di Masa Pemerintahan SBY
-
Rabu, 22/05/2013 21:20 WIB WIB
RI Bergantung Minyak Impor, MS Hidayat: Importir Makin Besar Untungnya
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







