Tak Mampu Beli Sepatu, 5 Tahun Dahlan Iskan Nyeker ke Sekolah
Minggu, 08/07/2012 16:43 WIB
Jakarta - Mungkin banyak orang mengira semua orang sukses saat ini memang terlahir dalam keadaan ekonomi yang berkecukupan. Begitu juga dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tidak jarang orang yang beranggapan CEO Jawa Pos ini sudah memiliki harta yang cukup sejak kecil.
Sayangnya, perkiraan itu jauh dari kebenaran. Lelaki kelahiran Magetan, 17 Agustus 1951 ini hidup serba kekurangan sejak masih kecil. Hal ini terungkap dalam buku novel trilogi karangan Khrisna Pabichara yang berjudul "Sepatu Dahlan". Buku yang terinspirasi dari kisah nyata Dahlan Iskan dengan sedikit bumbu cerita menceritakan suka duka Dahlan kecil hingga remaja dengan segala kekurangan ekonomi yang dialami keluarga.
Dahlan, ujar Khrisna, sempat menceritakan bahwa dirinya sempat nyeker alias tak ber-alas kaki ke sekolah yang berjarak sekitar 6 km. Hal ini dilakukannya hampir 5 tahun dari kelas 1 SMP hingga 2 SMA.
"Dia cerita bahwa dia pernah jalan kaki tanpa sepatu dari kelas 1 Tsanwiyah sampai 2 Aliyah, nyeker tidak pakai alas kaki, jaraknya 6 km, pulang pergi setiap hari. Itu karena memang rata-rata murid di sana tidak mampu, yang pakai sepatu saja hanya 2 orang," papar Khrisna dalam bincang-bincang di Pejaten, Jakarta, Minggu (8/7/2012).
Tidak hanya itu, Khrisna menyatakan keprihatinan Dahlan kecil mencapai puncaknya ketika ibu Mantan Dirut PT PLN ini meninggal dunia. Bahkan Dahlan, "tidak berani" menceritakan kembali kejadian itu hingga saat ini. Khrisna pun memperoleh data dan cerita mengenai kematian sang ibu dari tetangga dan saudara Dahlan.
"Jadi ketika ditanya soal kematian ibunya, Pak Dahlan hanya diam, matanya berkaca-kaca, dan dia bilang, Bisa gak kita bicara yang lain. Jadi saya tanya tetangga dan kakaknya makanya diperoleh ceritanya," jelas Khrisna.
Hal inilah, lanjutnya, yang membuat Dahlan belum berani membaca kembali cerita di buku Sepatu Dahlan ini.
"Dia bilang ke saya kalau ketakutan membaca buku ini. Beliau tidak mau baca kegetiran apalagi waktu ibunya meninggal. Ya katanya "Seandainya saya sudah seperti saat ini, pasti bisa membawa ibu saya operasi,' katanya kepada saya," tandas Khrisna.
(nia/dru)
Sayangnya, perkiraan itu jauh dari kebenaran. Lelaki kelahiran Magetan, 17 Agustus 1951 ini hidup serba kekurangan sejak masih kecil. Hal ini terungkap dalam buku novel trilogi karangan Khrisna Pabichara yang berjudul "Sepatu Dahlan". Buku yang terinspirasi dari kisah nyata Dahlan Iskan dengan sedikit bumbu cerita menceritakan suka duka Dahlan kecil hingga remaja dengan segala kekurangan ekonomi yang dialami keluarga.
Dahlan, ujar Khrisna, sempat menceritakan bahwa dirinya sempat nyeker alias tak ber-alas kaki ke sekolah yang berjarak sekitar 6 km. Hal ini dilakukannya hampir 5 tahun dari kelas 1 SMP hingga 2 SMA.
"Dia cerita bahwa dia pernah jalan kaki tanpa sepatu dari kelas 1 Tsanwiyah sampai 2 Aliyah, nyeker tidak pakai alas kaki, jaraknya 6 km, pulang pergi setiap hari. Itu karena memang rata-rata murid di sana tidak mampu, yang pakai sepatu saja hanya 2 orang," papar Khrisna dalam bincang-bincang di Pejaten, Jakarta, Minggu (8/7/2012).
Tidak hanya itu, Khrisna menyatakan keprihatinan Dahlan kecil mencapai puncaknya ketika ibu Mantan Dirut PT PLN ini meninggal dunia. Bahkan Dahlan, "tidak berani" menceritakan kembali kejadian itu hingga saat ini. Khrisna pun memperoleh data dan cerita mengenai kematian sang ibu dari tetangga dan saudara Dahlan.
"Jadi ketika ditanya soal kematian ibunya, Pak Dahlan hanya diam, matanya berkaca-kaca, dan dia bilang, Bisa gak kita bicara yang lain. Jadi saya tanya tetangga dan kakaknya makanya diperoleh ceritanya," jelas Khrisna.
Hal inilah, lanjutnya, yang membuat Dahlan belum berani membaca kembali cerita di buku Sepatu Dahlan ini.
"Dia bilang ke saya kalau ketakutan membaca buku ini. Beliau tidak mau baca kegetiran apalagi waktu ibunya meninggal. Ya katanya "Seandainya saya sudah seperti saat ini, pasti bisa membawa ibu saya operasi,' katanya kepada saya," tandas Khrisna.
(nia/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 20/06/2013 17:45 WIB
Lapindo Masih Utang Rp 783 Miliar Untuk Korban Lumpur
-
Kamis, 20/06/2013 17:41 WIB
Mobil Dinas Terobos Jalur TransJakarta, Wamen ESDM Minta Sopirnya Ditilang
-
Kamis, 20/06/2013 17:18 WIB
Hatta: Kenaikan Tarif Angkutan Umum 10% Masih Masuk Akal
-
Kamis, 20/06/2013 17:17 WIB
Anggaran Lumpur Lapindo Tahun Ini Ternyata Rp 2,05 Triliun
-
Kamis, 20/06/2013 17:10 WIB
Di ASEAN, Hanya RI Yang Jual BBM Murah dan Masih Disubsidi
-
Kamis, 20/06/2013 15:42 WIB
Ada Kabar Baik yang Disampaikan SBY Saat Buka Rapat BBM dan Balsem
-
Kamis, 20/06/2013 17:14 WIB
Anggaran Lumpur Lapindo Tahun Ini Ternyata Rp 2,05 Triliun
-
Kamis, 20/06/2013 16:59 WIB
Di ASEAN, Hanya RI Yang Jual BBM Murah dan Masih Disubsidi
-
Kamis, 20/06/2013 16:41 WIB
BBM Naik, Tarif Bus Damri Menuju Bandara Soekarno Hatta Naik Rp 5.000
-
Kamis, 20/06/2013 17:35 WIB
Mobil Dinas Terobos Jalur TransJakarta, Wamen ESDM Minta Sopirnya Ditilang
-
80 Komentar
-
74 Komentar
-
68 Komentar
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 20/06/2013 17:41 WIB
Mobil Dinas Terobos Jalur TransJakarta, Wamen ESDM Minta Sopirnya Ditilang
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo memerintahkan sopir mobil dinasnya Toyota Camry bernopol RI 112 yang sempat menerobos jalur TranJakarta (TransJ) kemarin (19/6/2013) mendatangi Polda Metro untuk ditilang.
200 USD
Rp 275.000,-
How To Make Money in "Capital market"
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 12:01 WIB WIB
Chairul Tanjung: Negara Harus Paksa Orang Miskin Sekolah Tinggi
-
Kamis, 20/06/2013 11:58 WIB WIB
Harga BBM Subsidi Naik Mulai Sabtu Ini Pukul 00.00?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



