Dahlan Iskan: Pelihara 50 Kelinci Setara Punya Penghasilan Rp 2 Juta/Bulan
Senin, 09/07/2012 19:46 WIB
Jakarta - Harga daging sapi yang terus merangkak naik mengakibatkan daging sapi semakin tak terjangkau.
Menteri BUMN Dahlan Iskan mempunyai ide untuk memasyarakatkan budidaya kelinci, selain bisa sebagai alternatif daging juga bisa mendorong ekonomi masyarakat.
Menurutnya, dengan memiliki 50 ekor kelinci, maka sama saja seseorang mempunyai penghasilan sebesar Rp 2 juta per bulan.
"Tujuan kelinci itu tidak untuk mengatasi harga daging, itu untuk mengentaskan kemiskinan. Karena kelinci itu memeliharanya mudah, hemat, tidak terlalu sulit, kemudian kalau seseorang memiliki 50 kelinci itu sama saja dengan dia punya penghasilan 2 juta sebulan," kata Dahlan ketika ditemui di DPR, Senin (9/7/2012).
"Itu prinsip pokoknya. Ini gambaran saya, itu ibu-ibu yang di desa miskin, kalau suaminya bekerja buruh mereka bisa memelihara, tapi ini bukan di perkotaan ya, di pedesaan saja. Ini bagian dari upaya untuk mengentas kemiskinan," imbuh Mantan Dirut PLN ini.
Seperti diketahui, bisnis ternak kelinci merupakan peluang usaha yang cukup menarik untuk ditekuni. Kelinci tidak hanya bisa menjadi alternatif pengganti daging sapi saja, ternyata kelinci memiliki banyak nilai tambah dan ekonomi yang bernilai tinggi.
Ketua Himpunan Masyarakat Perkelincian Indonesia (Himakindo), Yono C. Raharjo mengungkapkan kelinci bisa juga dibuat untuk produk souvenir dan fashion bernilai tinggi.
"Produk dari bulu kelinci bisa jadi mantel dan syal, itu daerah dingin. Itu bisa mahal kalau jadi mantel. Kalau syal dijual dari Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu, paling itu dari 3 sampai 4 kelinci," ungkap Yono.
(dru/hen)
Menteri BUMN Dahlan Iskan mempunyai ide untuk memasyarakatkan budidaya kelinci, selain bisa sebagai alternatif daging juga bisa mendorong ekonomi masyarakat.
Menurutnya, dengan memiliki 50 ekor kelinci, maka sama saja seseorang mempunyai penghasilan sebesar Rp 2 juta per bulan.
"Tujuan kelinci itu tidak untuk mengatasi harga daging, itu untuk mengentaskan kemiskinan. Karena kelinci itu memeliharanya mudah, hemat, tidak terlalu sulit, kemudian kalau seseorang memiliki 50 kelinci itu sama saja dengan dia punya penghasilan 2 juta sebulan," kata Dahlan ketika ditemui di DPR, Senin (9/7/2012).
"Itu prinsip pokoknya. Ini gambaran saya, itu ibu-ibu yang di desa miskin, kalau suaminya bekerja buruh mereka bisa memelihara, tapi ini bukan di perkotaan ya, di pedesaan saja. Ini bagian dari upaya untuk mengentas kemiskinan," imbuh Mantan Dirut PLN ini.
Seperti diketahui, bisnis ternak kelinci merupakan peluang usaha yang cukup menarik untuk ditekuni. Kelinci tidak hanya bisa menjadi alternatif pengganti daging sapi saja, ternyata kelinci memiliki banyak nilai tambah dan ekonomi yang bernilai tinggi.
Ketua Himpunan Masyarakat Perkelincian Indonesia (Himakindo), Yono C. Raharjo mengungkapkan kelinci bisa juga dibuat untuk produk souvenir dan fashion bernilai tinggi.
"Produk dari bulu kelinci bisa jadi mantel dan syal, itu daerah dingin. Itu bisa mahal kalau jadi mantel. Kalau syal dijual dari Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu, paling itu dari 3 sampai 4 kelinci," ungkap Yono.
(dru/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











