detikfinance

PLN Siap Beli Listrik dari PLTU Buatan Malaysia di Serang

Zulfi Suhendra - detikfinance
Selasa, 10/07/2012 15:28 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/10/1034/153421_listrikluar.jpg
Jakarta - PT Lestari Banten Energi anak usaha perusahaan Malaysia Genting Berhad berencana untuk membangun PLTU di Serang, Banten. Nantinya, PT PLN (Persero) akan membeli listrik secara langsung dari PLTU yang akan menghasilkan daya listrik hingga 660 MW ini.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Power Purchase Agreement antara PLN dengan PT LBE. Direktur PLN, Nur Pamudji mengatakan apabila PLTU Banten ini selesai, energinya bisa memasok kebutuhan listrik Jawa-Bali sebesar 4380 GWH per tahun.

"Ini salah satu upaya meningkatkan kapasitas pasokan listrik, utamanya kelistrikan Jawa-Bali," ungkap Nur Pamudji saat ditemui di Kantor PLN Pusat, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Selasa (9/7/12).

Nur mengungkapkan, PLTU yang menghabiskan investasi senilai US$ 1 miliar ini akan rampung terhitung 57 bulan sejak ditandatangani perjanjian PPA yaitu hari ini. Dengan kata lain, PLN dapat menambah kapasitas listrik Jawa Bali pada tahun 2017 nanti.

"Proyeknya ini akan selesai 2017 nanti, makin cepat selesai makin bagus," tambahnya.

Untuk harga yang disepakati dalam perjanjian ini, PLN harus membayar 5,999 cUS$/kwh selama 25 tahun masa kontrak. Setelah itu, pembangkit ini nantinya akan sepenuhnya milik PLN.

"Harganya 5,99 sen dollar per kwh pada asumsi harga batubara 58 dollar per ton. Ini harga yang cukup bagus," tambahnya.

Seperti diketahui, PT Lestari Banten Energi adalah Perusahaan Modal Asing (PMA) yang didirikan oleh Lestari Listrik Pte Ltd, yang merupakan anak usaha dari Genting Berhad, dari Malaysia.



(dru/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut