BPK: Masih Banyak Proses Tender 'Kotor' di Pemerintahan
Selasa, 10/07/2012 17:05 WIB
Pangkal Pinang - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan proses tender proyek pada institusi Pemerintah Pusat dan Daerah dengan menggunakan mekanisme saat ini ternyata masih memiliki celah kebocoran.
BPK menilai para peserta tender bisa melakukan kesepakatan diluar proses tender sehingga membuat proses tender seolah-olah bersih.
Wakil Ketua BPK Hasan Bisri mengatakan hal tersebut sangat sulit terdeteksi dengan menggunakan fungsi audit biasa.
"Tetapi ada kejadian di luar sistem itu tidak akan terdeteksi. Ambil contoh ini semua peserta lelang datang kesini ini lelang. Sesudah datang dari sini mereka datang ke warung padang (misalnya) kemudian dia kompromi, daripada kita bertarung sudah kita sepakat yang dimenangkan si A saja. Yang lain akan kebagian, ini yang tidak akan terdeteksi oleh si auditor," ungkap Hasan kepada wartawan di Pangkalpinang Povinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (10/7/2012).
Hasan menjelaskan, proses kesepakatan antara peserta lelang sulit terdeteksi oleh auditor BPK karena harga yang ditawarkan oleh pemenang tender ternyata memiliki harga yang wajar dan bahkan bisa menawarkan harga relatif paling murah.
"Di atas kertas semua proses pelelangan sudah memenuhi peraturan jadi itu yang sering disebut dengan tender arisan. Harga sudah paling murah masih di bawah HPS. Ternyata dikemudian hari ada yang bisa membuktikan mereka saweran, kemudian ngasih ke saya," sambungnya.
Hasan menilai, hal tersebut akan terungkap jika BPK memiliki kewenangan melakukan aktivitas penyadapan dan pengintaian. Tetapi menurutnya, BPK tidak memiliki wewenang sejauh itu.
"Itu akan terdeteksi jika menggunakan metode-metode penyadapan, pengintaian dengan audit kayak apa tidak terungkap kecuali etapaun audit itu mempunyai keterbatasan," tutup Hasan.
(feb/dru)
BPK menilai para peserta tender bisa melakukan kesepakatan diluar proses tender sehingga membuat proses tender seolah-olah bersih.
Wakil Ketua BPK Hasan Bisri mengatakan hal tersebut sangat sulit terdeteksi dengan menggunakan fungsi audit biasa.
"Tetapi ada kejadian di luar sistem itu tidak akan terdeteksi. Ambil contoh ini semua peserta lelang datang kesini ini lelang. Sesudah datang dari sini mereka datang ke warung padang (misalnya) kemudian dia kompromi, daripada kita bertarung sudah kita sepakat yang dimenangkan si A saja. Yang lain akan kebagian, ini yang tidak akan terdeteksi oleh si auditor," ungkap Hasan kepada wartawan di Pangkalpinang Povinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (10/7/2012).
Hasan menjelaskan, proses kesepakatan antara peserta lelang sulit terdeteksi oleh auditor BPK karena harga yang ditawarkan oleh pemenang tender ternyata memiliki harga yang wajar dan bahkan bisa menawarkan harga relatif paling murah.
"Di atas kertas semua proses pelelangan sudah memenuhi peraturan jadi itu yang sering disebut dengan tender arisan. Harga sudah paling murah masih di bawah HPS. Ternyata dikemudian hari ada yang bisa membuktikan mereka saweran, kemudian ngasih ke saya," sambungnya.
Hasan menilai, hal tersebut akan terungkap jika BPK memiliki kewenangan melakukan aktivitas penyadapan dan pengintaian. Tetapi menurutnya, BPK tidak memiliki wewenang sejauh itu.
"Itu akan terdeteksi jika menggunakan metode-metode penyadapan, pengintaian dengan audit kayak apa tidak terungkap kecuali etapaun audit itu mempunyai keterbatasan," tutup Hasan.
(feb/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 21:31 WIB
Ke Mana Darmin Nasution Setelah Pensiun dari BI?
-
Senin, 20/05/2013 21:07 WIB
Chatib Menkeu Baru, Hatta Berharap Proyek Jembatan Selat Sunda Jadi Lancar
-
Senin, 20/05/2013 20:53 WIB
Pengalaman Darmin Nasution Tangani Bank Bermasalah Saat Jadi Gubernur BI
-
Senin, 20/05/2013 20:21 WIB
Pesan Hatta ke Menkeu Chatib: Tak Ada Waktu Untuk Belajar
-
Senin, 20/05/2013 20:14 WIB
Darmin Nasution Buka Rahasia di Balik Akuisisi BTPN oleh Bank Jepang
-
Senin, 20/05/2013 10:06 WIB
Wanita-wanita Paling Tajir di Dunia (1)
-
Senin, 20/05/2013 14:48 WIB
Ini Satu-satunya Orang Arab yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia
-
Senin, 20/05/2013 17:09 WIB
Program Resepsi Nikah di D'Cost, 'Hamil Baru Bayar'
-
Senin, 20/05/2013 11:28 WIB
Kenapa Utang RI Tembus Rp 2.000 T? Ini Penjelasan Pemerintah
-
Senin, 20/05/2013 14:20 WIB
Chatib Basri Jadi Menkeu, Bos Pertamina dan Kepala BKPM Diisi Orang Baru?
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
27 Komentar
-
26 Komentar
-
25 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Senin, 20/05/2013 19:32 WIB
Pensiun dari BI, Darmin Nasution Bikin Buku 'Bank Sentral Harus Membumi'
Masa jabatan Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) akan berakhir di 22 Mei 2013. Sebelum meninggalkan BI, Darmin meluncurkan buku tentang bank sentral.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 16:44 WIB WIB
30 Tahun Diincar, Apakah Inalum 100% Jadi Milik Indonesia 30 Oktober?
-
Senin, 20/05/2013 16:41 WIB WIB
Cerita Industri Unggas China Rugi Rp 1 T/Hari Gara-gara Flu Burung
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










