BPK Akui Banyak PNS 'Kreatif' Palsukan Perjalanan Dinas
Selasa, 10/07/2012 18:09 WIB
Pangkal Pinang - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan penyelewengan perjalanan dinas oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih terjadi.
Wakil Ketua BPK Hasan Bisri mengatakan meskipun trennya menurun, BPK masih menemukan modus penyelewenan perjalan dinas.
Padahal sistem perjalanan dinas sudah menerapkan sistem at cost atau biaya perjalan dinas diganti sesuai dengan apa yang telah digunakan selama perjalanan dinas serta harus melampirkan bukti fasilitas yang telah digunakan. Menurutnya, PNS ternyata memiliki kreatifitas dalam memalsukan bukti perjalanan dinas.
"Harus diakui suka tidak suka fenomena ini masih terjadi dimana-mana masih terjadi. Pegawai kita kan kreatif, ditambah lagi banyak juga biro perjalan yang bersedia menyediakan tiket perjalanan palsu bahkan boarding pass palsu, tiket hotel. Meski ada unsur ketakutan juga tapi sekarang sudah mulai menurun," ungkap Hasan di Kantor Perwakilan BPK RI Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (10/7/2012).
Namun Hasan enggan menjelaskan berapa total anggaran yang diselewengkan akibat aktivitas perjalanan dinas yang dilakukan oleh PNS nakal.
"Sekarang saya tidak berani menyebut angka-angka, karena perkembangan terus terjadi tetapi gejala kearah sana masih terjadi," sambungnya.
Hasan menjelaskan, meskipun PNS untuk instansi tertentu telah memperoleh penghasilan yang lumayan besar akibat program penyesuaian gaji. Modus penyelewengan perjalanan dinas tetap saja terjadi.
"Ada korelasi dengan gaji? mungkin iya, tapi intansi yang sudah dapet remunirisasi saya liat masih ada. Jadi menurut saya butuh waktu yang lama," tutup Hasan.
(feb/dru)
Wakil Ketua BPK Hasan Bisri mengatakan meskipun trennya menurun, BPK masih menemukan modus penyelewenan perjalan dinas.
Padahal sistem perjalanan dinas sudah menerapkan sistem at cost atau biaya perjalan dinas diganti sesuai dengan apa yang telah digunakan selama perjalanan dinas serta harus melampirkan bukti fasilitas yang telah digunakan. Menurutnya, PNS ternyata memiliki kreatifitas dalam memalsukan bukti perjalanan dinas.
"Harus diakui suka tidak suka fenomena ini masih terjadi dimana-mana masih terjadi. Pegawai kita kan kreatif, ditambah lagi banyak juga biro perjalan yang bersedia menyediakan tiket perjalanan palsu bahkan boarding pass palsu, tiket hotel. Meski ada unsur ketakutan juga tapi sekarang sudah mulai menurun," ungkap Hasan di Kantor Perwakilan BPK RI Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (10/7/2012).
Namun Hasan enggan menjelaskan berapa total anggaran yang diselewengkan akibat aktivitas perjalanan dinas yang dilakukan oleh PNS nakal.
"Sekarang saya tidak berani menyebut angka-angka, karena perkembangan terus terjadi tetapi gejala kearah sana masih terjadi," sambungnya.
Hasan menjelaskan, meskipun PNS untuk instansi tertentu telah memperoleh penghasilan yang lumayan besar akibat program penyesuaian gaji. Modus penyelewengan perjalanan dinas tetap saja terjadi.
"Ada korelasi dengan gaji? mungkin iya, tapi intansi yang sudah dapet remunirisasi saya liat masih ada. Jadi menurut saya butuh waktu yang lama," tutup Hasan.
(feb/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:24 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










