Sri Mulyani: Posisi RI Sudah Berubah di IMF dan Bank Dunia
Kamis, 12/07/2012 18:44 WIB
Jakarta - Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati menyatakan saat ini posisi Indonesia di mata dunia, termasuk di IMF dan Bank Dunia sudah berubah. Indonesia tidak lagi hanya sekadar pemegang saham yang menarik bantuan dari kedua lembaga itu, tetapi kini memiliki peranan penting pengganti negara G7.
Demikian disampaikan Sri Mulyani di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
"Karena kalau zaman dulu orang menganggap IMF atau Bank Dunia dipersepsikan yang memegang peranan penting dalam menentukan keputusan dan kebijakan itu mungkin negara-negara G7 dahulu kala. Sekarang G7-nya dalam krisis dan mereka posisinya dalam ekonomi dunia, juga menurun, dan peranan mereka terhadap policy internasional dalam hal ini juga mungkin bukan sebagai contoh sehingga banyak negara lebih senang belajar dari sesama negara developing country," jelasnya.
Hal ini, lanjut Sri Mulyani, telah terlihat dari banyaknya negara yang mulai belajar dari Asia, termasuk Indonesia atas pengalamannya terhadap krisis. Menurutnya, negara-negara tersebut merasa lebih mudah mempelajari masalah dari negara yang memiliki kondisi ekonomi yang hampir sama dengan negaranya.
"Makanya di Bali kemarin, Uganda dan negara-negara latin lainnya belajar pada Asia, sekarang setelah mereka mengalami reformasi mereka pengen belajar dari Indonesia bagaimana menanganinya pada tahun 1997-1998. Mereka menganggap belajar dengan negara-negara terdekat itu lebih relevan," jelasnya.
Saat ini, Sri Mulyani menyatakan Indonesia mampu menggerakkan lembaga tersebut dengan kekuatan ekonomi yang dimilikinya dan tidak lagi sebagai peminta sumbangan dari IMF dan Bank Dunia.
"Itu memiliki perang yang aktif sebagai shareholder yang aktif jadi kita tidak hanya jadi peminjam dan menunggu policy dari lembaga seperti Bank Dunia, tapi kita mengarahkan Bank Dunia," tandasnya.
(nia/dnl)
Demikian disampaikan Sri Mulyani di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (12/7/2012).
"Karena kalau zaman dulu orang menganggap IMF atau Bank Dunia dipersepsikan yang memegang peranan penting dalam menentukan keputusan dan kebijakan itu mungkin negara-negara G7 dahulu kala. Sekarang G7-nya dalam krisis dan mereka posisinya dalam ekonomi dunia, juga menurun, dan peranan mereka terhadap policy internasional dalam hal ini juga mungkin bukan sebagai contoh sehingga banyak negara lebih senang belajar dari sesama negara developing country," jelasnya.
Hal ini, lanjut Sri Mulyani, telah terlihat dari banyaknya negara yang mulai belajar dari Asia, termasuk Indonesia atas pengalamannya terhadap krisis. Menurutnya, negara-negara tersebut merasa lebih mudah mempelajari masalah dari negara yang memiliki kondisi ekonomi yang hampir sama dengan negaranya.
"Makanya di Bali kemarin, Uganda dan negara-negara latin lainnya belajar pada Asia, sekarang setelah mereka mengalami reformasi mereka pengen belajar dari Indonesia bagaimana menanganinya pada tahun 1997-1998. Mereka menganggap belajar dengan negara-negara terdekat itu lebih relevan," jelasnya.
Saat ini, Sri Mulyani menyatakan Indonesia mampu menggerakkan lembaga tersebut dengan kekuatan ekonomi yang dimilikinya dan tidak lagi sebagai peminta sumbangan dari IMF dan Bank Dunia.
"Itu memiliki perang yang aktif sebagai shareholder yang aktif jadi kita tidak hanya jadi peminjam dan menunggu policy dari lembaga seperti Bank Dunia, tapi kita mengarahkan Bank Dunia," tandasnya.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 21:12 WIB
DBS Akan Akuisisi Bank Danamon
-
Jumat, 24/05/2013 19:49 WIB
Kunjungi Korsel, Chairul Tanjung Temukan Rahasia Membuat Petani Sejahtera
-
Jumat, 24/05/2013 19:31 WIB
Bersama Presiden Korsel, Chairul Tanjung Bahas Industri Pertahanan
-
Jumat, 24/05/2013 19:14 WIB
Temui Presiden Korsel, Chairul Tanjung Ingin Perkuat Kerjasama Ekonomi
-
Jumat, 24/05/2013 18:53 WIB
BCA Pamerkan 'Dompet Mini Berjalan'
-
Jumat, 24/05/2013 21:12 WIB
Foto Bisnis
DBS Akan Akuisisi Bank Danamon
-
Jumat, 24/05/2013 19:49 WIB
Laporan dari Korsel
Kunjungi Korsel, Chairul Tanjung Temukan Rahasia Membuat Petani Sejahtera
-
Jumat, 24/05/2013 19:31 WIB
Laporan dari Korsel
Bersama Presiden Korsel, Chairul Tanjung Bahas Industri Pertahanan
-
Jumat, 24/05/2013 18:46 WIB
BCA Pamerkan 'Dompet Mini Berjalan'
-
Jumat, 24/05/2013 17:55 WIB
Beda Nasib, Garuda Masuk Jajaran Maskapai Terbaik Dunia dan Merpati Terburuk
-
40 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
28 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Jumat, 24/05/2013 14:35 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
Tak mau ketinggalan, Arabian Business juga ikut merilis daftar serupa yang bertajuk 100 Wanita Arab Paling Berpengaruh di Dunia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 13:42 WIB WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)








