PLN Keluhkan 'Perselingkuhan' Perusahaan Tambang Soal Power Plant
Senin, 16/07/2012 10:48 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) mengeluhkan sering terjadinya praktek 'perselingkuhan' antara pemilik perusahaan tambang batubara terhadap proyek power plant alias pembangkit listrik. Pasalnya, pemilik tambang lebih memilih mengekspor batubaranya ke luar negeri ketimbang mengalokasikan hasil tambangnya ke pembangkit listrik.
"Banyak masalah yang kita hadapi saat ini di proyek power plant karena terjadinya perselingkuhan yang dilakukan pemilik tambang, sehingga pasokan batubara ke pembangkit listrik berkurang," kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di International Seminar & Workshop "Public Private Partnership For Power Pant," di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (16/7/2012).
Dikatakan Nur Pamudji, maraknya praktek perselingkuhan tersebut dikarenakan pemilik tambang tergiur harga batubara internasional yang lebih tinggi dibandingkan harga domestik.
"Ini membuat pemilik tambang lebih tergiur mengekspor batubaranya dibandingkan memasok batubara ke pembangkit listrik (PLTU)," ucap Nur.
Padahal kata Nur, antara pemilik tambang dengan PLN atau pihak swasta yang mengelola PLTU sudah terjadi kontrak.
"Namun godaan harga yang lebih tinggi ini membuat pemilik tambang sering ingkat janji," tandasnya.
(rrd/dru)
"Banyak masalah yang kita hadapi saat ini di proyek power plant karena terjadinya perselingkuhan yang dilakukan pemilik tambang, sehingga pasokan batubara ke pembangkit listrik berkurang," kata Direktur Utama PLN, Nur Pamudji di International Seminar & Workshop "Public Private Partnership For Power Pant," di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (16/7/2012).
Dikatakan Nur Pamudji, maraknya praktek perselingkuhan tersebut dikarenakan pemilik tambang tergiur harga batubara internasional yang lebih tinggi dibandingkan harga domestik.
"Ini membuat pemilik tambang lebih tergiur mengekspor batubaranya dibandingkan memasok batubara ke pembangkit listrik (PLTU)," ucap Nur.
Padahal kata Nur, antara pemilik tambang dengan PLN atau pihak swasta yang mengelola PLTU sudah terjadi kontrak.
"Namun godaan harga yang lebih tinggi ini membuat pemilik tambang sering ingkat janji," tandasnya.
(rrd/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 13:32 WIB
Hotel Indonesia Natour Tambah 13 Hotel Baru Dalam 2 Tahun
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:03 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 15:24 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:35 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 12:15 WIB
BUMN Ini Punya Hotel dengan Kamar Terbanyak di Bali
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











