detikfinance

Cegah Parsel Kadaluarsa Hingga Ayam 'Tiren', Kemendag Gandeng Badan POM

Zulfi Suhendra - detikfinance
Rabu, 18/07/2012 18:18 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/18/4/182040_parselluar.jpg
Jakarta - Hari raya lebaran memang selalu identik dengan bingkisan makanan maupun minuman atau biasa yang disebut parsel. Namun, tak sedikit makanan di dalam parsel itu yang kadaluarsa.

Dalam upaya mencegah barang kadaluarsa yang beredar tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kota dan kabupaten juga Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM).

"Kami bekerja sama dengan kabupaten, kota di setiap daerah. Untuk penjualan barang-barang dibungkus, kami lakukan pengawasan, termasuk daging ayam, ayam tiren (mati kemaren)," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Gunaryo saat ditemui di Pasar Induk Kramat Jati, Rabu (18/7/12).

Untuk barang-barang yang dikemas, Gunaryo mengatakan, produk itu wajib mencantumkan label kemasan lengkap dengan tanggal kadaluarsa, karena apabila terbukti melanggar, produk itu akan ditarik dari peredaran.

Dalam waktu dekat, Kemendag akan melakukan koordinasi dengan Badan POM.

"Kadaluarsa itu kan harus ada labelnya, dan itu sifatnya wajib. Kalau yang dibungkus harus dibuat keterangan kapan itu kadaluarsanya. Jadi kan konsumen tahu. Besok kita akan menyusun waktu dengan Badan POM untuk koordinasi," paparnya.

Lebih lanjut Gunaryo mengatakan, dinas kesehatan akan dilibatkan dalam hal ini. Gunaryo mengaku, pihaknya telah melakukan pengawasan dan setiap 2 bulan sekali, pemerintah menggelar barang beredar ini untuk diumumkan.

"Apabila tidak dicantumkan, bisa ditarik nanti oleh teman-teman dari dinas kesehatan, kami terpadu, Badan POM, dan Pemda. Bu Nus (Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Konsumen) dua bulan sekali menggelar produk hasil pengawasan, ada 100-200 produk yang digelar, siapa-siapa saja yg melanggar," tutupnya.



(zul/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA