detikfinance

Bank Tutup Lebih Cepat Selama Puasa

Herdaru Purnomo - detikfinance
Jumat, 20/07/2012 13:22 WIB
Bank Tutup Lebih Cepat Selama Puasa
Jakarta -Selama bulan puasa operasional perbankan tidak sama dengan hari-hari biasanya. Layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sejam lebih cepat, ternyata jam operasional perbankan selama bulan Ramadan ini juga dipangkas.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengumumkan selama bulan puasa tetap buka pada pukul 07.30 WIB setiap harinya.

"Namun layanan kas di cabang tutup lebih cepat yakni pada pukul 15.00 WIB," terang VP Corporate Communication, Amelia Santoso kepada detikFinance, Jumat (20/7/2012).

Tak jauh berbeda dengan BNI, bank swasta terbesar yakni PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tutup lebih cepat dibandingkan BNI.

"BCA tutup pada pukul 14.30 waktu setempat," jelas pengumuman BCA pada situs resminya.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) melalui humasnya menjelaskan bank yang dipimpin Sofyan Basir ini tutup pada pukul 14.30.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengaku jam operasional perbankan masih sama yakni buka pada pukul 07.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Namun, layanan kas BTN tutup lebih cepat. "Layanan operasional prinsip sama tetap cuma jam tutup kasnya lebih cepat. Kasnya tutup pada pukul 14.30 WIB," terang BTN melalui staf humasnya.

Untuk PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) belum ada pengumuman lebih jauh mengenai perbedaan jadwal operasional bank di kantor cabangnya. Jam operasional Bank Mandiri di kantor cabang masih normal.
(dru/dnl)

Baca Juga


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.
  • CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun Selasa, 03/05/2016 06:53 WIB
    CEO Ini Digaji Rp 1 Triliun
    Martin Sorrell, pada 2015 lalu dibayar 70 juta poundsterling (US$ 102 juta) atau lebih dari Rp 1 triliun oleh perusahaannya.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut