Kompensasi Kerugian IPO Facebook Naik Jadi Rp 558 Miliar
Sabtu, 21/07/2012 13:16 WIB
San Fransisco - Nasdaq akhirnya menambah dana kompensasi kerugian initial public offering (IPO) menjadi US$ 62 juta (Rp 558 miliar). Sebelumnya, dana yang disiapkan hanya US$ 40 juta (Rp 376 miliar).
Dana ini diberikan kepada para sekuritas yang merasa dirugikan akibat adanya kesalahan teknis sewaktu debut Facebook di Wall Street. Kesalahan teknis ini diduga membuat IPO senilai US$ 16 miliar itu menjadi flop.
"Kami sangat menyesal dengan masalah yang terjadi saaat Facebook IPO," kata CEO Grup Nasdaq OMX Robert Greifeld dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Sabtu (21/7/2012).
"Kami sudah belajar dari pengalaman ini sehingga ke depan bisa terus mengembangkan jaringan trading kami," ujarnya.
Bulan Juni lalu, Nasdaq OMX Group mengusulkan pembayaran sekitar US$ 40 sebagai kompensasi kepada beberapa sekuritas yang merugi akibat buruknya performa IPO Facebook. Tapi kompensasi ini dinilai tidak relevan dengan kerugian yang diderita.
Empat market makers teratas di IPO Facebook adalah UBS, Citigroup, Knight Capital dan Citadel Securities bila digabungkan telah kehilangan US$ 115 juta karena masalah teknis yang menghambat mereka sekitar 2 jam dari mengetahui apakah order mereka sudah masuk setelah Facebook mulai diperdagangkan.
Pada perdagangan perdananya, saham perusahaan milik Mark Zuckerberg itu naik hingga US$ 45 per lembar dari harga awal US$ 38 per lembar. Tapi, hingga hari ini sahamnya jeblok lebih dari 30% di US$ 28,71 per lembar.
(ang/feb)
Dana ini diberikan kepada para sekuritas yang merasa dirugikan akibat adanya kesalahan teknis sewaktu debut Facebook di Wall Street. Kesalahan teknis ini diduga membuat IPO senilai US$ 16 miliar itu menjadi flop.
"Kami sangat menyesal dengan masalah yang terjadi saaat Facebook IPO," kata CEO Grup Nasdaq OMX Robert Greifeld dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Sabtu (21/7/2012).
"Kami sudah belajar dari pengalaman ini sehingga ke depan bisa terus mengembangkan jaringan trading kami," ujarnya.
Bulan Juni lalu, Nasdaq OMX Group mengusulkan pembayaran sekitar US$ 40 sebagai kompensasi kepada beberapa sekuritas yang merugi akibat buruknya performa IPO Facebook. Tapi kompensasi ini dinilai tidak relevan dengan kerugian yang diderita.
Empat market makers teratas di IPO Facebook adalah UBS, Citigroup, Knight Capital dan Citadel Securities bila digabungkan telah kehilangan US$ 115 juta karena masalah teknis yang menghambat mereka sekitar 2 jam dari mengetahui apakah order mereka sudah masuk setelah Facebook mulai diperdagangkan.
Pada perdagangan perdananya, saham perusahaan milik Mark Zuckerberg itu naik hingga US$ 45 per lembar dari harga awal US$ 38 per lembar. Tapi, hingga hari ini sahamnya jeblok lebih dari 30% di US$ 28,71 per lembar.
(ang/feb)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 26/05/2013 14:02 WIB
Ikuti Manchester United, Miliuner Malaysia Ini Ingin IPO-kan Klub Sepakbolanya
-
Minggu, 26/05/2013 13:15 WIB
Pemerintah Jual BUMN Tekstil PT Primissima
-
Minggu, 26/05/2013 12:43 WIB
Alasan Bank Mandiri Ingin Ekspansi ke Luar Negeri
-
Minggu, 26/05/2013 11:34 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Alat Pembayaran Canggih, Gelang e-Money
-
Minggu, 26/05/2013 11:22 WIB
Gaet Nasabah Baru, Bank Syariah Bukopin Buka Kantor Cabang di BSD
-
Minggu, 26/05/2013 11:34 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Alat Pembayaran Canggih, Gelang e-Money
-
Minggu, 26/05/2013 12:40 WIB
Alasan Bank Mandiri Ingin Ekspansi ke Luar Negeri
-
Minggu, 26/05/2013 13:11 WIB
Pemerintah Jual BUMN Tekstil PT Primissima
-
Minggu, 26/05/2013 10:13 WIB
Saingi 7 Eleven, Indomaret Mulai Perkenalkan Tempat Khusus Kongkow
-
Minggu, 26/05/2013 10:42 WIB
Lewat Rekening Ponsel CIMB Niaga, Tarik Tunai di ATM Bisa Tanpa Kartu
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











