detikfinance

Pembangunan New Tanjung Priok Molor, Indonesia Bisa Diolok-Olok

Feby Dwi Sutianto - detikfinance
Sabtu, 21/07/2012 15:05 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/21/4/jictdalam.jpg
Jakarta - Pembangunan pelabuhan The New Tanjung Priok yang dikembangkan oleh PT Pelindo II (Persero) akan dimulai paling lambat Agustus 2012. Banyak respon mengenai pembangunan mega proyek pelabuhan yang telah dicanangkan sejak lama ini.

Ketua Asosiasi Perusahaan Pelayaran (INSA) Carmelita Hartoto menilai pembangunan pelabuhan Kalibaru harus segera dibangun untuk menampung beban pelabuhan Tanjung Priok.

"Menurut INSA pembangunan terminal peti kemas Kalibaru segera harus direalisasikan. Tahun ini, peti kemas di Tanjung Priok diproyeksikan menembus 7 juta TEUS dengan asumsi pertumbuhan sama dengan semester I, 2012 sehingga jauh melampaui kapasitas pelabuhan," ungkap Carmelita kepada detikFinance, Sabtu (21/7/2012).

Carmelita menilai, jika mega proyek yang akan menggantikan pelabuhan tanjung priok ini tidak selesai pembungunannya sesuai jadwal akan berdampak terhadap citra pemerintah. Menurutnya, Indonesia akan ditertawakan oleh negara tetangga karena sebagai negara kepulauan yang besar tidak mampu menyelesaikan pembangunan pelabuhan.

Namun, pembangunan pelabuhan baru ini tidak semulus rencana awal. Pasalnya, tanah milik Pelindo yang nantinya akan digunakan untuk area baru ini merupakan wilayah kumuh padat penduduk.

The New Tanjung Priok tersebut rencananya dibangun Agustus 2012 usai lebaran dengan dana investasi tahap pertama mencapai US$ 2,05 miliar.

Salah satu tokoh masyarakat, Amir kepada detikFinance, Kamis (19/7/2012) membenarkan wilayah tempat tinggalnya bakal jadi pelabuhan baru.

Wilayah ini terdiri dari 15 RW dengan total area mencapai 75 hektar dan jumlah penduduk diperkirakan mencapai 30.000 orang.

Mayoritas penduduk Kalibaru berprofesi sebagai nelayan dan sisanya sebagai buruh pelabuhan, pedagang, dan petugas keamanan pelabuhan.

Area yang mereka duduki sebenarnya milik PT Pelindo II. Ini adalah tugas berat yang diemban oleh PT Pelindo II untuk merealisasikan The New Tanjung Priok.

Sampai dengan saat ini, pihak Pelindo II sama sekali belum bertemu warga Kalibaru untuk membahas kejelasan nasib mereka bahkan warga Kalibaru mutlak satu suara. Mereka tidak mau ganti rugi tetapi ganti untung. Bagaimana Pelabuhan Kalibaru saat ini? Berikut penampakannya.



(feb/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA