Dituding Monopoli Pipa Gas, Bos PGN: Mereka Asal Berkomentar!
Minggu, 22/07/2012 11:23 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dituding melakukan monopoli gas oleh beberapa pihak. Ini jawaban Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso atas tudingan tersebut.
"Banyak orang yang menuding dan berpendapat negatif tentang kami (PGN) tapi pada dasarnya mereka tidak paham substansi permasalahan dan asal berkomentar," kata Hendi kepada detikFinance yang dikutip Minggu (22/7/2012).
Menurut Hendi, pihak yang sering 'mengganggu' PGN biasanya adakah kompetitor PGN di bidang perdagangan gas.
Jadi menurut Hendi banyak tudingan mempunyai maksud untuk kepentingannya sendiri.
Beberapa pihak juga menyatakan pipa distribusi PGN belum open access. Namun menurut Hendi, tidak ada aturan yang memerintahkan pipa distribusi gas PGN harus open-access.
"Pipa distribusi kita memang tertutup, kita bangun sendiri dengan uang kita sendiri dan untuk kita sendiri, lalu kalau ujuk-ujuk ada orang yang 'memaksa' mau pakai, siapapun pemilik papa tidak harus PGN pasti keberatan," jelas Hendi.
Sebelumnya, Menurut Mantan Direktur Pengusahaan PGN, Michael Baskoro mengatakan PGN masih memonopoli pipa gas salah satunya pipa distribusi dan hingga saat ini pipa tersebut tertutup bagi pihak lain yang seharusnya statusnya open-access.
"Nggak, masih tertutup kok pipanya, tidak benar kalau sudah open-access sejak 1997," kata Michael.
Menurut Michael, memang kalau yang diklaim pipa gas transmisi sudah open-access, tetapi yang menjadi permasalahan saat ini bukan pipa transmisinya, tetapi pipa transimisi distribusi gasnya.
"Yang distribusi yang jadi masalah, dan sampai saat ini masih tertutup, PGN sampai saat ini tetap keukeuh tidak mau buka," ungkap Michael yang saat ini menjabat Managing Director di PT Parna Raya.
Dikatakannya, pipa distribusi ini yakni pipa yang mengalirkan gas ke end-usser PGN atau ke pelanggannya salah satunya ke Industri.
"Ini yang jadi masalah, pipa yang mendistribusikan gas ke pelanggan sama PGN masih ditutup," ucapnya.
Pasalnya, kata Michael, dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 19 tahun 2009 seharusnya pipa distribusi tersebut sudah open-access.
"Kan sudah diatur dalam Permen 19/2009, pipa PGN harus open-access semua, ya tinggal pemerintah dengan PGN-nya bagaimana? Jadi tinggal Pemerintah saja sikapnya bagaimana, kan aturannya dilawan," tandasnya.
(rrd/dru)
"Banyak orang yang menuding dan berpendapat negatif tentang kami (PGN) tapi pada dasarnya mereka tidak paham substansi permasalahan dan asal berkomentar," kata Hendi kepada detikFinance yang dikutip Minggu (22/7/2012).
Menurut Hendi, pihak yang sering 'mengganggu' PGN biasanya adakah kompetitor PGN di bidang perdagangan gas.
Jadi menurut Hendi banyak tudingan mempunyai maksud untuk kepentingannya sendiri.
Beberapa pihak juga menyatakan pipa distribusi PGN belum open access. Namun menurut Hendi, tidak ada aturan yang memerintahkan pipa distribusi gas PGN harus open-access.
"Pipa distribusi kita memang tertutup, kita bangun sendiri dengan uang kita sendiri dan untuk kita sendiri, lalu kalau ujuk-ujuk ada orang yang 'memaksa' mau pakai, siapapun pemilik papa tidak harus PGN pasti keberatan," jelas Hendi.
Sebelumnya, Menurut Mantan Direktur Pengusahaan PGN, Michael Baskoro mengatakan PGN masih memonopoli pipa gas salah satunya pipa distribusi dan hingga saat ini pipa tersebut tertutup bagi pihak lain yang seharusnya statusnya open-access.
"Nggak, masih tertutup kok pipanya, tidak benar kalau sudah open-access sejak 1997," kata Michael.
Menurut Michael, memang kalau yang diklaim pipa gas transmisi sudah open-access, tetapi yang menjadi permasalahan saat ini bukan pipa transmisinya, tetapi pipa transimisi distribusi gasnya.
"Yang distribusi yang jadi masalah, dan sampai saat ini masih tertutup, PGN sampai saat ini tetap keukeuh tidak mau buka," ungkap Michael yang saat ini menjabat Managing Director di PT Parna Raya.
Dikatakannya, pipa distribusi ini yakni pipa yang mengalirkan gas ke end-usser PGN atau ke pelanggannya salah satunya ke Industri.
"Ini yang jadi masalah, pipa yang mendistribusikan gas ke pelanggan sama PGN masih ditutup," ucapnya.
Pasalnya, kata Michael, dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 19 tahun 2009 seharusnya pipa distribusi tersebut sudah open-access.
"Kan sudah diatur dalam Permen 19/2009, pipa PGN harus open-access semua, ya tinggal pemerintah dengan PGN-nya bagaimana? Jadi tinggal Pemerintah saja sikapnya bagaimana, kan aturannya dilawan," tandasnya.
(rrd/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:24 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 20:38 WIB
Foto Bisnis
Berburu Sepeda di Inasport 2013
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











