'Silicon Valley' Indonesia Bisa Dibikin di Bandung
Senin, 23/07/2012 10:43 WIB
Jakarta - Pemerintah berharap investasi dari Foxconn Technolgy Group bisa menghadirkan Silicon Valley versi lokal di dalam negeri. Salah satu tempat yang memungkinkan jadi lokasi wilayah industri berbasis teknologi itu adalah Bandung, Jawa Barat.
Menurut Dirjen Kerjasama Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahjana, Bandung terpilih menjadi salah satu kandidat untuk Indonesian Silicon Valley karena punya sarana pendukung, salah satunya ada Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) untuk pengembangan teknologi.
"Silicon valley itu juga hanya sebuah nama di daerah San Fransisco, tidak merupakan sebuah kompleks tersendiri, perusahaan tersebar di daerah itu. Di sana ada MIT (Masachussets Institute Technology) dan universitas-universitas pendukung. Konsep Foxconn hampir mirip dengan konsep yang dulu saya pernah gagas, yaitu Bandung High Tech Valley, karena di sana ada ITB," katanya kepada detikFinance, Senin (23/7/2012).
"Kalau Foxconn jadi invest, mereka harus menerapkan konsep itu (Silicon Valley) karena perusahaan itu besar sekali produksinya dan nggak mungkin mengandalkan seluruhnya pada produksi sendiri. Jadi semacam risk sharing yang saling menguntungkan dengan vendornya," kata Agus.
Untuk merealisasikan hal ini, pemerintah terlihat sangat gencar. Di waktu yang sama, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Budi Darmadi akan terbang menuju Taiwan untuk membicarakan niatan Foxconn ini lebih lanjut.
"Saya sedang di airport menuju kesana (Foxconn), untuk detailnya kita akan bicarakan, nanti hari rabu saya akan pulang lagi," kata Budi kepada detikFinance.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengutarakan, proyek besar yang diusung Foxconn ini setidaknya memerlukan lahan seluas 1000 hektar, dan total investasinya senilai US$ 8-10 miliar atau setara dengan Rp 72 triliun-90 triliun.
Foxconn adalah perusahaan manufaktur asal Taiwan yang memproduksi komponen-komponen elektronik untuk beberapa merk terkenal seperti Apple, Nokia, Google.
Salah satu produksinya adalah Ipad. Foxconn sendiri telah berinvestasi di Brasil dan berencana untuk menambah lima fasilitas produksi baru di negara itu.
(ang/dnl)
Menurut Dirjen Kerjasama Internasional Kementerian Perindustrian, Agus Tjahjana, Bandung terpilih menjadi salah satu kandidat untuk Indonesian Silicon Valley karena punya sarana pendukung, salah satunya ada Institut Teknologi Bandung (ITB) yang bisa menghasilkan sumber daya manusia (SDM) untuk pengembangan teknologi.
"Silicon valley itu juga hanya sebuah nama di daerah San Fransisco, tidak merupakan sebuah kompleks tersendiri, perusahaan tersebar di daerah itu. Di sana ada MIT (Masachussets Institute Technology) dan universitas-universitas pendukung. Konsep Foxconn hampir mirip dengan konsep yang dulu saya pernah gagas, yaitu Bandung High Tech Valley, karena di sana ada ITB," katanya kepada detikFinance, Senin (23/7/2012).
"Kalau Foxconn jadi invest, mereka harus menerapkan konsep itu (Silicon Valley) karena perusahaan itu besar sekali produksinya dan nggak mungkin mengandalkan seluruhnya pada produksi sendiri. Jadi semacam risk sharing yang saling menguntungkan dengan vendornya," kata Agus.
Untuk merealisasikan hal ini, pemerintah terlihat sangat gencar. Di waktu yang sama, Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Budi Darmadi akan terbang menuju Taiwan untuk membicarakan niatan Foxconn ini lebih lanjut.
"Saya sedang di airport menuju kesana (Foxconn), untuk detailnya kita akan bicarakan, nanti hari rabu saya akan pulang lagi," kata Budi kepada detikFinance.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat mengutarakan, proyek besar yang diusung Foxconn ini setidaknya memerlukan lahan seluas 1000 hektar, dan total investasinya senilai US$ 8-10 miliar atau setara dengan Rp 72 triliun-90 triliun.
Foxconn adalah perusahaan manufaktur asal Taiwan yang memproduksi komponen-komponen elektronik untuk beberapa merk terkenal seperti Apple, Nokia, Google.
Salah satu produksinya adalah Ipad. Foxconn sendiri telah berinvestasi di Brasil dan berencana untuk menambah lima fasilitas produksi baru di negara itu.
(ang/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 18/05/2013 17:35 WIB
Harga BBM Belum Naik, Harga Asbes, Cat, dan Pipa Sudah Naik
-
Sabtu, 18/05/2013 16:04 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 15:31 WIB
Hatta Rajasa Jamin 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan Tidak Akan Salah Sasaran
-
Sabtu, 18/05/2013 15:16 WIB
Hatta: Minggu Depan Presiden Akan Lantik Menkeu Baru
-
Sabtu, 18/05/2013 15:06 WIB
Bunga Kredit di RI 10% Sementara Malaysia Hanya 2%, Pengusaha Sulit Bersaing
-
Sabtu, 18/05/2013 17:30 WIB
Harga BBM Belum Naik, Harga Asbes, Cat, dan Pipa Sudah Naik
-
Sabtu, 18/05/2013 15:55 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 15:27 WIB
Hatta Rajasa Jamin 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan Tidak Akan Salah Sasaran
-
Sabtu, 18/05/2013 14:33 WIB
Gita Wirjawan: Mahasiswa Korea Masuk Harvard 700 Orang, RI Hanya 5 Orang
-
Sabtu, 18/05/2013 14:54 WIB
Di Tangan Pria Ini, Limbah Tebu Jadi Kerajinan Bernilai Tinggi
-
68 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Kamis, 13/12/2012 10:36 WIB
Wawancara Khusus Oesman Sapta Odang
Mengorek Bos OSO Grup, Si Pemilik Bisnis Jet Pribadi
Oesman Sapta Odang, pendiri OSO Grup yang sukses menggeluti bisnis skala nasional. Kini bisnisnya menggurita mulai dari pertambangan, perkebunan, transportasi, dan properti.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








