detikfinance

Kasihan, Perajin Tahu dan Tempe di DKI Terpaksa Mogok karena Takut

Rista Rama Dhany - detikfinance
Kamis, 26/07/2012 11:46 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/26/4/114755_tempesuheluar.jpg
Jakarta - Mogok kerjanya seluruh perajin tahu dan tempe khususnya di wilayah DKI Jakarta membuat produk berbahan dasar kedelai ini menghilang dari pasaran. Padahal para perajin ini sebetulnya tidak menghendaki adanya mogok kerja namun karena takut mereka terpaksa ikut dalam aksi tersebut.

Hal tersebut seperti diungkapkan Carido, salah satu perajin Tahu-Tempe CR Jaya Terus di Jl Mampang Prapatan. Dirinya beserta puluhan perajin tahu-tempe di kawasan tersebut terpaksa mengikuti aksi mogok produksi dikarenakan takut.

"Kami aslinya tidak ingin ada mogok kerja, tapi karena takut, karena ada sweeping yang dilakukan salah satu organisasi membuat kita juga terpaksa ikut dalam aksi mogok kerja ini," kata Carido ketika ditemui detikFinance, Kamis (26/7/2012).

Dikatakan Carido, pada dasarnya para perajin tahu-tempe di wilayahnya merasa dirugikan dengan aksi mogok produksi tersebut.

"Kami aslinya tidak mau, karena berhenti produksi kerugian besar bagi kita sendiri, belum lagi para pekerja kami yang tentu tidak ada pemasukan dan ratusan rekan kerja kami serta konsumen kami, rugi kami," ujarnya.

Tetapi untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan (sweeping) yang bisa menimbulkan kerugian yang tidak sedikit pula, maka seluruh produsen tahu-tempe diwilayah Mampang, Kuningan dan Buncit Lima yang jumlahnya ratusan sepakat berhenti produksi sejak Selasa-Kamis (24-25 Juli).

"Karena kami sudah mendengar beberapa aksi sweeping di Pasar Minggu, sampai ada perusakan tempat produksi,makanya kami tidak ingin itu terjadi jadi dengan sangat terpaksa kami menuruti permintaan organisasi yang mengatas namakan Puskoti DKI Jakarta untuk mogok produksi," tandasnya.



(rrd/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA