Rekomendasi Saham
IHSG Bisa Menguat Terbatas
Jumat, 27/07/2012 07:51 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menutup perdagangan dengan datar, hanya naik 3 poin berkat aksi beli jelang penutupan. Sepanjang perdagangan indeks bergerak fluktuatif di tengah sepinya transaksi.
Mengakhiri perdagangan, Kamis (26/7/2012), IHSG ditutup naik tipis 3,937 poin (0,10%) ke level 4.004,776. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 1,818 poin (0,27%) ke level 680,630.
Pasar saham Wall Street berhasil menguat didorong pernyataan Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang siap memberi bantuan terhadap negara-negara yang punya bunga surat utang tinggi.
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 211,88 poin (1,67%) ke level 12.887,93. Indeks Standard & Poor's 500 naik 22,13 poin (1,65%) ke level 1.360,02. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 39,01 poin (1,37%) ke level 2.893,25.
Hari ini, indeks diperkirakan akan mengikuti positifnya bursa saham global dan regional. Namun pergerakannya masih akan tipis sambil menanti laporan keuangan emiten semester satu.
Pergerakan bursa-bursa di Asia:
Rekomendasi saham untuk hari ini
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin bergerak fluktuatif antara area positif dan negatif. Tertekan sepanjang sesi 2 perdagangan, IHSG akhirnya berhasil ditutup pada area positif menyusul akumulasi beli yang dilakukan investor. Aksi beli tersebut ditenggarai merupakan antisipasi atas keluarnya laporan keuangan emiten semester 1 2012. Pergerakan indeks sendiri kemarin dipengaruhi oleh berita dari regional antara lain penjualan rumah baru di AS bulan Juni turun 8,4%. Penjualan bulan Juni menjadi yang terendah sejak Januari. Penurunan penjualan rumah baru disebabkan oleh tipisnya stock rumah baru. Data perumahan yang buruk ini juga menjadi tekanan tambahan bagi the Fed untuk mengeluarkan stimulus (QE3). The Fed dijadwalkan menggelar FOMC pada pekan depan. Banyak pelaku pasar berharap akan ada pengumuman stimulus pekan depan. Selain itu pergerakan indeks dipengaruhi oleh pengumuman PDB Q2/2012 Inggris yang turun 0,7% dari kuartal sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang terbesar selama 3 tahun terakhir. Hari ini kami perkirakan IHSG masih fluktuatif dengan kecenderungan menguat mengantisipasi kinerja laporan keuangan semester 1 2012. Kisaran support-resistance 3.970-4.020. Saham pilihan : GIAA, SSIA, GGRM, BBNI, KLBI, BHIT.
eTrading Securities
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin membuat faststochastic tidak mampu melanjutkan kenaikan ke arah area positif sehingga tertahan di area negatif, MACD Histogram juga mengalami pelemahan yang sama, ini membuktikan IHSG yang telah memasuki masa sideways kembali namun berada di area support channel nya 3960 - 4040, pada area ini kami menyarankan trading plan pendek dan cepat untuk mengantisipasi penurunan lanjutan.
Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak negatif dengan sentimen mixed, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASGR, SMRA, dan SMCB.
(ang/ang)
Mengakhiri perdagangan, Kamis (26/7/2012), IHSG ditutup naik tipis 3,937 poin (0,10%) ke level 4.004,776. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 1,818 poin (0,27%) ke level 680,630.
Pasar saham Wall Street berhasil menguat didorong pernyataan Presiden European Central Bank (ECB) Mario Draghi yang siap memberi bantuan terhadap negara-negara yang punya bunga surat utang tinggi.
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones menguat 211,88 poin (1,67%) ke level 12.887,93. Indeks Standard & Poor's 500 naik 22,13 poin (1,65%) ke level 1.360,02. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 39,01 poin (1,37%) ke level 2.893,25.
Hari ini, indeks diperkirakan akan mengikuti positifnya bursa saham global dan regional. Namun pergerakannya masih akan tipis sambil menanti laporan keuangan emiten semester satu.
Pergerakan bursa-bursa di Asia:
- Indeks Nikkei 225 melonjak 100,67 poin (1,19%) ke level 8.543,77.
- Indeks KOSPI menanjak 29,44 poin (1,65%) ke level 1.811,91.
Rekomendasi saham untuk hari ini
Panin Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin bergerak fluktuatif antara area positif dan negatif. Tertekan sepanjang sesi 2 perdagangan, IHSG akhirnya berhasil ditutup pada area positif menyusul akumulasi beli yang dilakukan investor. Aksi beli tersebut ditenggarai merupakan antisipasi atas keluarnya laporan keuangan emiten semester 1 2012. Pergerakan indeks sendiri kemarin dipengaruhi oleh berita dari regional antara lain penjualan rumah baru di AS bulan Juni turun 8,4%. Penjualan bulan Juni menjadi yang terendah sejak Januari. Penurunan penjualan rumah baru disebabkan oleh tipisnya stock rumah baru. Data perumahan yang buruk ini juga menjadi tekanan tambahan bagi the Fed untuk mengeluarkan stimulus (QE3). The Fed dijadwalkan menggelar FOMC pada pekan depan. Banyak pelaku pasar berharap akan ada pengumuman stimulus pekan depan. Selain itu pergerakan indeks dipengaruhi oleh pengumuman PDB Q2/2012 Inggris yang turun 0,7% dari kuartal sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang terbesar selama 3 tahun terakhir. Hari ini kami perkirakan IHSG masih fluktuatif dengan kecenderungan menguat mengantisipasi kinerja laporan keuangan semester 1 2012. Kisaran support-resistance 3.970-4.020. Saham pilihan : GIAA, SSIA, GGRM, BBNI, KLBI, BHIT.
eTrading Securities
Secara teknikal kenaikan IHSG kemarin membuat faststochastic tidak mampu melanjutkan kenaikan ke arah area positif sehingga tertahan di area negatif, MACD Histogram juga mengalami pelemahan yang sama, ini membuktikan IHSG yang telah memasuki masa sideways kembali namun berada di area support channel nya 3960 - 4040, pada area ini kami menyarankan trading plan pendek dan cepat untuk mengantisipasi penurunan lanjutan.
Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan akan bergerak negatif dengan sentimen mixed, adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah ASGR, SMRA, dan SMCB.
(ang/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 21:12 WIB
DBS Akan Akuisisi Bank Danamon
-
Jumat, 24/05/2013 19:49 WIB
Kunjungi Korsel, Chairul Tanjung Temukan Rahasia Membuat Petani Sejahtera
-
Jumat, 24/05/2013 19:31 WIB
Bersama Presiden Korsel, Chairul Tanjung Bahas Industri Pertahanan
-
Jumat, 24/05/2013 19:14 WIB
Temui Presiden Korsel, Chairul Tanjung Ingin Perkuat Kerjasama Ekonomi
-
Jumat, 24/05/2013 18:53 WIB
BCA Pamerkan 'Dompet Mini Berjalan'
-
Jumat, 24/05/2013 10:21 WIB
Rumah Aneh di Singapura, 11 Tahun Dijual Tak Laku-laku
-
Jumat, 24/05/2013 14:31 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
-
Jumat, 24/05/2013 17:55 WIB
Beda Nasib, Garuda Masuk Jajaran Maskapai Terbaik Dunia dan Merpati Terburuk
-
Jumat, 24/05/2013 16:16 WIB
Buah Durian di Seluruh Dunia Aslinya Dari Indonesia
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
29 Komentar
-
21 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Jumat, 24/05/2013 14:35 WIB
6 Pengusaha Arab Cantik Paling Berpengaruh dari Timur Tengah
Tak mau ketinggalan, Arabian Business juga ikut merilis daftar serupa yang bertajuk 100 Wanita Arab Paling Berpengaruh di Dunia.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 13:42 WIB WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











