detikfinance

SBY Tak Berniat Terapkan Pajak Kekayaan Ala Prancis

Luhur Hertanto - detikfinance
Jumat, 27/07/2012 20:58 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/27/4/205527_183730sbydalam1.jpg Foto: Setpres
Jakarta -Penerimaan negara dari sektor pajak terus digenjot. Tapi pemerintah belum berencana menerapkan pajak kekayaan yang sangat tinggi seperti yang kini diberlakukan di negara lain.

Demikian tegas Presiden SBY soal upaya meningkatkan pendapatan negara dari sektor pajak. Hal ini disampaikannya usai memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (27/7/2012).

"Saya lebih memilih dahulukan saja pembayaran pajak sesuai aturan berlaku," ujar SBY.

Sebelumnya oleh Presiden SBY disebutkan di Prancis dan AS kini mulai diberlakukan pajak kekayaan yang mencapai 60%. Ini sebagai upaya dua negara itu buat menambah pemasukan menyusul krisis ekonomi yang menerjang.

Sebaliknya di Indonesia, terus catatkan pertumbuhan ekonomi tinggi di masa krisis. Pendapatan negara dari pajak pada 2011 naik 18% dari sebelumnya.

"Dan tahun ini diperkirakan naik 19,5 persen, dari Rp 742 triliun jadi Rp 885 triliun dan masih bisa ditingkatkan lagi," papar SBY.

Namun peningkatannya bukan ikut menerapkan pajak kekayaan yang tinggi. Melainkan mendorong para wajib pajak untuk lebih tertib dan patuh bayar pajak serta menutup kebocoran yang masih saja ada.

"Masih ada yang nggak patuh dan bocor pajaknya. Terhadap aturan yang sudah ada, ditingkatkan lagi kepatuhannya. Bila masih belum tepat dan kurang adil, bisa ditata kembali," imbuhnya.


(lh/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.
  • Gb Senin, 21/07/2014 20:59 WIB
    Pilih Tak Mudik, CT: Saya Tak Punya Kampung
    Bagi para perantau, kegiatan mudik Lebaran sudah menjadi tradisi setiap tahun. Namun bagi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung, kegiatan mudik tak berlaku.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut