Hatta: Indonesia Masih Defisit Pengusaha
Minggu, 29/07/2012 14:19 WIB
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa managatakan Indonesia masih kekurangan pengusaha-pengusaha baru. Ia berharap kedepannya ada 4% penduduk Indonesia yang menjadi pengusaha.
"Indonesia masih defisit pengusaha, sehingga perlu ditumbuhkan pengusaha-pengusaha baru," ungkap Hatta dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (29/7/12).
Pasalnya, Hatta beralasan, saat ini jumlah pengusaha Indonesia masih berada di angka 1%. Sedangkan jumlah pengusaha di negara maju setidaknya berada di angka 5% dari total penduduknya.
Hatta mengatakan setidaknya Indonesia bisa mencapai angka 4% atau mendekati negara-negara maju. "Pengusaha di Indonesia saat ini hanya 1%, kalau negara-negara maju
lebih dari 5%. Karena itu, paling tidak kebutuhan pengusaha di kita bisa mencapai 4%," tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, capaian itu harus didapat guna menggapai impian Indonesia untuk masuk ke dalam peringkat 10 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Untuk itu, Hatta mengatakan harus ada program-program yang dapat merangsang pertumbuhan pengusaha.
"Target jumlah pengusaha tersebut, katanya, harus tercapai sebagai upaya untuk mencapai impian Indonesia yang akan masuk sebagai 10 negera terbesar di dunia. Untuk mengejar ketertinggalan itu, maka perlu adanya program-program yang merangsang pertumbuhan pengusaha," katanya.
Pada kesempatan yang sama Hatta melaporkan, kompetisi wirausahawan Maju Bersama PAN (MAPAN) telah berhasil mencetak ribuan wirausahawan baru yang tersebar di 11 regional di Indonesia. Para wirausahawan muda ini berasal dari SMU hingga Mahasiswa.
Hatta mengatakan para wirausahawan muda ini akan dijadikan satu membentuk sebuah komunitas bisnis yang terintegrasi sehingga bisa tumbuh besar.
"Mereka para pemenang ini setelah mendapatkan pelatihan oleh para pakar bisnis dan akademisi selanjutnya dibimbing untuk menjalankan bisnisnya. Mereka ini akan di integrasikan satu sama lain sehingga membentuk jaringan bisnis yang sangat besar," tegas Hatta.
Dalam kesempatan ini, Hatta juga memberikan modal kerja kepada 25 pemenang wirausahawan MAPAN regional Jakarta sebesar Rp 5 juta/pemenang.
"Jangan di liat besarnya modal yang kami berikan tetapi Ilmu dan semangat wirausahawan di Indonesia perlu kita dorong. Selain itu PAN juga mendorong para wirausahwan MAPAN ini untuk ikut dalam ajang pemeran wirausahawan seperti saat ini," jelas Hatta.
Kompetisi Wirausahwan MAPAN sendiri berhasil menciptakan ribuan pemuda untuk menjalankan wirausaha di 11 regional di seluruh Indonesia. Sebagaimana pemenang dari Jakarta, para pemenang kompetisi wirausahawan MAPAN di daerah lain juga akan mendapatkan bantuan modal dan pendampingan sehingga usaha yang mereka jalankan bisa berjalan dengan sukses.
(zul/hen)
"Indonesia masih defisit pengusaha, sehingga perlu ditumbuhkan pengusaha-pengusaha baru," ungkap Hatta dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (29/7/12).
Pasalnya, Hatta beralasan, saat ini jumlah pengusaha Indonesia masih berada di angka 1%. Sedangkan jumlah pengusaha di negara maju setidaknya berada di angka 5% dari total penduduknya.
Hatta mengatakan setidaknya Indonesia bisa mencapai angka 4% atau mendekati negara-negara maju. "Pengusaha di Indonesia saat ini hanya 1%, kalau negara-negara maju
lebih dari 5%. Karena itu, paling tidak kebutuhan pengusaha di kita bisa mencapai 4%," tambahnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, capaian itu harus didapat guna menggapai impian Indonesia untuk masuk ke dalam peringkat 10 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Untuk itu, Hatta mengatakan harus ada program-program yang dapat merangsang pertumbuhan pengusaha.
"Target jumlah pengusaha tersebut, katanya, harus tercapai sebagai upaya untuk mencapai impian Indonesia yang akan masuk sebagai 10 negera terbesar di dunia. Untuk mengejar ketertinggalan itu, maka perlu adanya program-program yang merangsang pertumbuhan pengusaha," katanya.
Pada kesempatan yang sama Hatta melaporkan, kompetisi wirausahawan Maju Bersama PAN (MAPAN) telah berhasil mencetak ribuan wirausahawan baru yang tersebar di 11 regional di Indonesia. Para wirausahawan muda ini berasal dari SMU hingga Mahasiswa.
Hatta mengatakan para wirausahawan muda ini akan dijadikan satu membentuk sebuah komunitas bisnis yang terintegrasi sehingga bisa tumbuh besar.
"Mereka para pemenang ini setelah mendapatkan pelatihan oleh para pakar bisnis dan akademisi selanjutnya dibimbing untuk menjalankan bisnisnya. Mereka ini akan di integrasikan satu sama lain sehingga membentuk jaringan bisnis yang sangat besar," tegas Hatta.
Dalam kesempatan ini, Hatta juga memberikan modal kerja kepada 25 pemenang wirausahawan MAPAN regional Jakarta sebesar Rp 5 juta/pemenang.
"Jangan di liat besarnya modal yang kami berikan tetapi Ilmu dan semangat wirausahawan di Indonesia perlu kita dorong. Selain itu PAN juga mendorong para wirausahwan MAPAN ini untuk ikut dalam ajang pemeran wirausahawan seperti saat ini," jelas Hatta.
Kompetisi Wirausahwan MAPAN sendiri berhasil menciptakan ribuan pemuda untuk menjalankan wirausaha di 11 regional di seluruh Indonesia. Sebagaimana pemenang dari Jakarta, para pemenang kompetisi wirausahawan MAPAN di daerah lain juga akan mendapatkan bantuan modal dan pendampingan sehingga usaha yang mereka jalankan bisa berjalan dengan sukses.
(zul/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











