Semester I-2012
Bekasi Fajar Sukses Jual Lahan Industri Rp 436,36 miliar
Minggu, 29/07/2012 15:38 WIB
Jakarta - PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST), perusahaan pengembang kawasan industri mencatat kinerja positif usai mencatatkan sahamnya di BEI 10 April 2012.
Perseroan mampu meraih pendapatan Rp 451,108 miliar hingga semester I-2012, atau naik 144,44% dari periode yang sama tahun lalu Rp 183,047 miliar.
Pendapatan terbesar BEST adalah hasil dari penjualan lahan industri yang mencapai Rp 436,36 miliar atau 96,73% dari total yang perseroan raih di paruh pertama 2012.
Demikian disampaikan manajemen BEST seperti dikutip detikFinance dari laporan keuangan, Minggu (29/7/2012).
Penjualan lahan industri Bekasi Fajar memang tergolong tinggi, karena pada periode yang sama tahun lalu manajemen yang mampu meraih Rp 172,469 miliar.
Selain hasil jual tanah, kontribusi pendapatan perseroan didapat dari maintenance fee Rp 7,044 miliar, service charges Rp 125,1 juta, pengelolaan air besih Rp 1,472 miliar, dan pengelolaan air kotor Rp 1,61 miliar.
Masih terdapat pula pendapatan golf, coffe shop, dan restorang Jepang masing-masing Rp 532,55 juta, Rp 556,75 juta dan Rp 3,27 miliar.
Anak usaha PT Agro Manunggal Land Development pun berhasil mendapatkan laba kotor Rp 250,26 miliar usai terpangkas beban pendapatan yang mencapai RP 200,84 miliar. Laba kotor BEST naik Rp 162,61 miliar dari sebelumnya hanya Rp 87,64 miliar.
Laba usaha BEST tak kalah menterang, hingga Juni posisinya tercatat Rp 231,692 miliar. Bandingkan laba usaha perseroan sebelumnya di 2011 Rp 70,43 miliar.
Laba bersih pun tumbuh 311% dari Rp 49,55 miliar di semester I-2011 menjadi Rp 203,91 miliar. Laba per saham Rp 28 per lembar.
Perseroan diketahui memiliki total aset bernilai Rp 1,77 triliun, dimana paling besar tercatat sebagai persediaan yang mencapai Rp 1,311 triliun. Aset perseroan naik tipis dibandingkan Desember 2011 Rp 1,64 triliun.
Hutang perseroan justru berkurang di semester I-2012 dan hanya menyisakan Rp 391,22 miliar. Bandingkan posisi hutang di akhir 2011 Rp 749,078 miliar.
Terpangkasnya hutang 48% ini disebabkan oleh penurunan uang muka penjualan Rp 250 miliar, utang bank Rp 47 miliar dan utang usaha Rp 43 miliar.
(wep/hen)
Perseroan mampu meraih pendapatan Rp 451,108 miliar hingga semester I-2012, atau naik 144,44% dari periode yang sama tahun lalu Rp 183,047 miliar.
Pendapatan terbesar BEST adalah hasil dari penjualan lahan industri yang mencapai Rp 436,36 miliar atau 96,73% dari total yang perseroan raih di paruh pertama 2012.
Demikian disampaikan manajemen BEST seperti dikutip detikFinance dari laporan keuangan, Minggu (29/7/2012).
Penjualan lahan industri Bekasi Fajar memang tergolong tinggi, karena pada periode yang sama tahun lalu manajemen yang mampu meraih Rp 172,469 miliar.
Selain hasil jual tanah, kontribusi pendapatan perseroan didapat dari maintenance fee Rp 7,044 miliar, service charges Rp 125,1 juta, pengelolaan air besih Rp 1,472 miliar, dan pengelolaan air kotor Rp 1,61 miliar.
Masih terdapat pula pendapatan golf, coffe shop, dan restorang Jepang masing-masing Rp 532,55 juta, Rp 556,75 juta dan Rp 3,27 miliar.
Anak usaha PT Agro Manunggal Land Development pun berhasil mendapatkan laba kotor Rp 250,26 miliar usai terpangkas beban pendapatan yang mencapai RP 200,84 miliar. Laba kotor BEST naik Rp 162,61 miliar dari sebelumnya hanya Rp 87,64 miliar.
Laba usaha BEST tak kalah menterang, hingga Juni posisinya tercatat Rp 231,692 miliar. Bandingkan laba usaha perseroan sebelumnya di 2011 Rp 70,43 miliar.
Laba bersih pun tumbuh 311% dari Rp 49,55 miliar di semester I-2011 menjadi Rp 203,91 miliar. Laba per saham Rp 28 per lembar.
Perseroan diketahui memiliki total aset bernilai Rp 1,77 triliun, dimana paling besar tercatat sebagai persediaan yang mencapai Rp 1,311 triliun. Aset perseroan naik tipis dibandingkan Desember 2011 Rp 1,64 triliun.
Hutang perseroan justru berkurang di semester I-2012 dan hanya menyisakan Rp 391,22 miliar. Bandingkan posisi hutang di akhir 2011 Rp 749,078 miliar.
Terpangkasnya hutang 48% ini disebabkan oleh penurunan uang muka penjualan Rp 250 miliar, utang bank Rp 47 miliar dan utang usaha Rp 43 miliar.
(wep/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:24 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











