detikfinance

Pemerintah Ditawari Saham Pemrakarsa JSS, Hatta: Senin Nanti Saya Jawab!

Inka Nesya - detikfinance
Minggu, 29/07/2012 18:25 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/29/4/182837_hattarajasaluar.jpg
Jakarta - Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengakui ada tawaran saham dari PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) selaku pemrakarsa proyek Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS/JSS). Rencananya besok Senin (30/7/2012) ia akan memberikan jawaban setelah ada keputusan dari tim 7.

"Itu hari Senen nanti saya jawab semua. Sekarang itu semua sedang dibahas tim 7. Tim 7 sekarang sedang bekerja jadi nanti dia merekomendasinya apa, kemudian Ketua Dewan Pengarah nanti menunggu hasil daripada 7 menteri tersebut. Ini bukan cuma satu, tapi 7 Menteri. Dia lah yang akan merekomendasikan nanti. Apa pun rekomendasinya kita putuskan ke dalam rapat Dewan Pleno," kata Hatta saat ditemui acara bazar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (29/7/2012).

Hatta mengaku belum bisa banyak bicara soal keputusan proyek KSISS/JSS. Sebagai ketua Dewan Pengarah, ia hanya menunggu apa yang dihasilkan oleh tim 7 yang terdiri dari Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan Ham, Menteri Perindustrian, Sekretaris Kabinet, dan Kepala Bappenas.

"Tunggu, saya belum tau apa kesimpulan dari rekomendasi tim7. Nanti dalam waktu minggu depan ini sudah selesai nanti akan tahu," kata Hatta.

Seperti diketahui PT Graha Banten Lampung Sejahtera (GBLS) menawarkan agar pemerintah menguasai saham PT GBLS, ini sebagai solusi dari kisruh persiapan pelaksanaan proyek Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS/JSS). Mereka meminta asalkan Peraturan Presiden (Perpres) No 86 Tahun 2011 tentang KSISS/JSS tak direvisi.

Soal tawaran itu terungkap dari isi surat No 0223/DIR/GBLS/KSISS/VII/2012 yang dikirimkan oleh PT GBLS yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pengarah Pengembangan KSISS (Menko Perekonomian Hatta Rajasa) yang diterima detikFinance, Minggu (29/7/2012).

Surat 9 halaman itu ditandatangani oleh Direktur Utama PT GBLS Agung Prabowo, Direktur PT GBLS Winarjono dan Direktur PT GBLS lainnya Suryono. Sura itu juga ditembuskan kepada Presiden RI, Wapres, Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua-ketua fraksi DPR-RI, Ketua Komisi V dan XI DPR-RI, Pemimpin Dewan Pengarah Pengembangan KSISS.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pengembangan KSISS, Menkumham, Ketua UKP4, Gubernur Banten, Gubernur Lampung, Ketua DPRD Banten, Ketua DPRD Lampung, Ketua Asosiasi DPRD Seluruh Indonesia, Ketua-ketua fraksi DPRD Banten dan Lampung, Para Bupati dan Walikora di Banten dan Lampung, Dirut BUMD Banten da Banten, termasuk Komut GBLS Tomy Winata.



(hen/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA