detikfinance

Semester I-2012

Mandiri Cetak Laba Rp 7,1 Triliun, Naik 13%

Zulfi Suhendra - detikfinance
Senin, 30/07/2012 17:08 WIB
//images.detik.com/content/2012/07/30/5/170952_mandirinew.jpg
Jakarta -PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) mencatat laba bersih sebesar Rp 7,1 triliun pada semester I-2012 atau naik 13% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp 6,3 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Zulkifli Zaini mengatakan ditengah krisi ekonomi dunia yang sedang kisruh, sangat membanggakan bahwa Bank Mandiri masih bisa mencetak pertunbuhan laba.

"Ditengah kondisi keuangan dunia yang bergejolak, Bank Mandiri masih mampu membukukan pertumbuhan laba," ungkap Zulkifli saat acara Paparan Publik Laporan Keuangan Triwulan II/2012 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (30/7/12).

Dalam laporan keuangan ini, Zulkifli mengatakan Bank Mandiri mampu meningkatkan aset perseroan senilai 20,4% atau Rp 96,8 triliun sehingga totalnya menjadi 571 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 474,9 triliun.

Untuk kredit, naik Rp 73,7 triliun hingga mencapai Rp 350,4 triliun atau 26,6% dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp 276,7 triliun.

Sementara itu, Zulkifli mengatakan pendapatan Bank Mandiri terutama dari pendapatan bunga bersih meningkat jadi sebesar Rp 13,8 triliun atau naik 22,9%. Dari fee base income sendiri tercatat sebesar Rp 5,7 triliun sehingga total pendapatan mencapai Rp 19,5 triliun.

(zul/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut