detikfinance

Apartemen Laris Manis, Cowell Raup Laba Rp 33,4 Miliar

Herdaru Purnomo - detikfinance
Selasa, 31/07/2012 09:08 WIB
Ilustrasi Foto: dok detikFinance
Jakarta - Perusahaan pengembang properti PT Cowell Development Tbk (COWL) pada semester I-2012 berhasil meraup laba bersih Rp 33,4 miliar atau tumbuh 12% dibanding periode yang sama tahun lalu, sebesar Rp 29,8 miliar. 

Perolehan laba tersebut tumbuh seiring dengan meningkatnya pendapatan yang tercatat sebesar Rp 148 miliar, tumbuh 71% dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp 86,4 miliar.

"Kinerja prima ini merupakan buah dari komitmen kami untuk segera menyelesaikan berbagai proyek serta melaksanakan hand over tepat waktu sesuai janji kami kepada konsumen," ujar Direktur Utama COWL, Harijanto Thany dalam siaran persnya, Selasa (31/7/2012).

Harijanto menambahkan, pemilihan lokasi yang strategis, serta berbagai fasilitas penunjang yang lengkap di setiap proyek yang perseroan kembangkan, menjadi nilai tambah dan daya tarik tersendiri bagi konsumen di tengah tingginya permintaan hunian di Indonesia. 

Hal tersebut tercermin dari tingkat penjualan proyek high rise building Cowell, yakni Apartemen Westmark. Apartemen yang terletak di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta Barat, ini ditunjang dengan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang telah matang serta berbagai fasilitas pelengkap seperti kolam renang, sky lounge, fitness center, playground dan market.

"Apartemen Westmark sekaligus menjadi pendorong utama pertumbuhan kinerja pada semester pertama 2012, dengan kontribusi penjualan sebesar 84 persen terhadap total penjualan perseroan. Sementara, sisanya dikontribusi oleh sejumlah proyek. landed residential seperti Melati Mas Residence, Serpong Park, Serpong Terrace dan Borneo Paradiso," paparnya.

Momentum permintaan hunian yang terus meningkat memacu Cowell untuk terus mengembangkan cadangan lahan yang dimilikinya. Dari total lahan seluas 80 hektar di komplek perumahan Borneo Paradiso, Balikpapan, Cowell kini tengah melakukan pengembangan tahap dua pembangunan cluster baru yaitu Bluebellwood Hills dan Borneo Mansion yang menyasar pangsa pasar menengah ke atas.

"Pengembangan kedua cluster tersebut dilakukan pada lahan seluas 45 (empat puluh lima) hektar," tegas Harijanto.
 
Selain itu, Cowell juga tengah mengembangkan Perumahan Laverde yang berlokasi di Central Business District (CBD) Serpong, Tangerang Selatan. Komplek perumahan modern dan eksklusif ini dibangun di lahan seluas 12 hektar yang nantinya terdiri dari empat cluster perumahan dengan total 454 unit rumah serta satu area komersial. 

Berjalannya berbagai proyek sesuai perencanaan serta didukung kondisi ekonomi yang stabil membuat perseroan optimis pada akhir 2012 bisa membukukan pendapatan sebesar Rp 240 miliar, meningkat 32 persen dibanding 2011 sebesar Rp 181,2 miliar.

"Kami optimis pertumbuhan industri properti akan semakin cerah, dengan ditopang oleh stabilnya pertumbuhan ekonomi nasional serta pertumbuhan daya beli masyarakat," tutup Harijanto.



(dru/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA