detikfinance

Agus Marto: Ternyata Dapatkan Hak Negara Itu Sulit!

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 31/07/2012 14:48 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/31/4/145338_am5luar.jpg
Jakarta - Pasca kekalahan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengakui betapa sulitnya untuk mendapatkan hak yang seharusnya diperoleh negara. Termasuk dalam melakukan divestasi dengan perusahaan yang telah menggali kekayaan alam di tanah air.

"Ternyata untuk Indonesia tantangannya cukup besar, untuk sesuatu yang jelas kepentingan negara masih tidak berhasil diwujudkan," ujar Agus Marto di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (31/7/2012).

Ke depannya, Agus Marto meminta agar masyarakat turun mendukung rencana pemerintah yang sebenar-benarnya untuk kepentingan negara.

"Masyarakat juga seharusnya peduli ini karena ini contoh kita menghormati kontrak yang kita tahu hak itu adalah hak negara tapi kok tidak bisa diwujudkan," jelasnya.

Mengenai kekalahan tersebut, Agus Marto menyatakan pihaknya akan mengkaji tindakan yang perlu dilakukan.

"Kita musti baca dulu hasilnya, kita akan pelajari dulu baru kita akan sampaikan," tandasnya.

Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lewat Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan Menteri Keuangan Agus Martowardjojo “menggugat” DPR dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Gugatan dilakukan melalui Sengketa Kewenangan Lembaga Negara (SKLN) terkait pembelian divestasi 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) oleh pemerintah. Namun sayang sekali, pemerintah kalah karena MK menolak gugatan tersebut.



(nia/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA