detikfinance

Hore! Harga Rumah Hingga Rp 145 Juta Bebas Pajak

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 31/07/2012 19:55 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/07/31/1016/195838_rumah3.jpg
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo akhirnya menyetujui pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk rumah senilai Rp 90 juta sampai Rp 145 juta. Untuk harga rumah Rp 90 juta berlaku untuk rumah di Jabodetabek termasuk daerah lainnya dan rumah Rp 145 juta khusus di Papua.

"Aturan yang sudah jadi itu mengenai pembebasan PPN untuk rumah Rp 90 juta sampai Rp 145 juta, yang Rp 145 juta untuk rumah di Papua," ujar Agus Marto saat ditemui di Kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (31/7/2012).

Agus Marto meminta agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini secepatnya sebelum harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) meningkat."Ayo disegerakan sebelum NJOP-nya naik loh," tandasnya.

Sebelumnya, batasan rumah yang dibebaskan PPN adalah Rp 70 juta. Selama ini, indeks PPN untuk rumah seharga Rp 90 juta tersebut sebesar 10%. Besaran angka seperti itu juga yang diusulkan dibebaskan pada rumah dengan harga Rp 95 juta. Dengan menaikkan batasan minimal harga rumah tersebut, akan membantu para developer dalam membangun rumah tipe 36 seperti yang distandarkan pemerintah.

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sebelumnya telah mengeluarkan aturan batas maksimal harga rumah sejahtera tapak, antaralain:



  • Wilayah 1 naik dari Rp 70 juta menjadi Rp 88 juta per unit, antara lain di Jawa, Sumatera dan Sulawesi kecuali Jabodetabek dengan ketentuan DP (uang muka) minimal 10%.
  • Wilayah 2 naik dari Rp 70 juta menjadi Rp 95 juta per unit, antara lain di Kalimantan, Maluku, NTB dan NTT dengan ketentuan DP minimal 10%.
  • Wilayah 3 naik dari Rp 70 juta menjadi Rp 145 juta per unit, antara lain di Papua dan Papua Barat, ketentuan minimal DP naik dari 10% menjadi 12,5%.
  • Wilayah khusus naik dari Rp 70 juta Rp 95 juta, antara lain di Jabodetabek, Batam dan Bali minimal ketentuan DP minimal 10%.


(nia/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA