RI Masih Doyan Impor Durian Asal Thailand dan Malaysia
Kamis, 02/08/2012 10:57 WIB
Jakarta - Masyarakat Indonesia tampaknya tidak asing lagi dengan durian impor. Durian impor pun kini lebih dominan ketimbang durian asli Indonesia seperti durian Medan, durian Lampung, dan durian Petruk asal Jepara.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (2/8/2012), terdapat sebanyak 1,6 ribu ton durian impor dengan nilai US$ 1,7 juta sepanjang Januari hingga Juni tahun 2012 ini. Impor tersebut berasal dari 2 negara yakni Thailand dan Malaysia.
Pada bulan Januari, sebanyak 199,3 ton buah durian impor dengan nilai US$ 274,5 ribu masuk dari Thailand. Tidak jauh berbeda, pada bulan Februari, durian asal negeri Gajah Putih ini kembali masuk ke tanah air sebesar 195,6 ton dengan nilai US$ 272,7 ribu. Jumlah impor ini melonjak tajam pada bulan Maret menjadi 872,1 ton dengan nilai sekitar US$ 900 ribu.
Namun, pada bulan April, Mei, dan Juni, tidak ada impor dari Thailand. Itulah sebabnya, pada beberapa waktu terakhir ini, pasar dalam negeri dibanjiri durian asal Malaysia. Pada bulan Januari, impor durian asal negeri Jiran ini sebanyak 7,5 ton dengan nilai US$ 7.690. Pada bulan Februari dan Maret tidak dilakukan importase durian dari Malaysia.
Sedangkan pada bulan April, Mei, dan Juni, impor durian dari negara ini kembali dilakukan guna menutupi pasokan durian asal Thailand. Pada bulan April, sebanyak 36,2 ton durian Malaysia dengan nilai US$ 37,4 ribu masuk ke tanah air. Sementara pada bulan Mei, sebanyak 89,4 ton durian dengan nilai US$ 82,3 ribu masuk dari negara Malaysia.
Untuk bulan Juni, durian asal negara Upin Ipin ini masuk ke Indonesia sebanyak 173,5 ton dengan nilai US$ 114,2 ribu. Dengan demikian, total durian Malaysia yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I tahun ini sebanyak 306,6 ton dengan nilai US$ 241,7 ribu.
(nia/dru)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Kamis (2/8/2012), terdapat sebanyak 1,6 ribu ton durian impor dengan nilai US$ 1,7 juta sepanjang Januari hingga Juni tahun 2012 ini. Impor tersebut berasal dari 2 negara yakni Thailand dan Malaysia.
Pada bulan Januari, sebanyak 199,3 ton buah durian impor dengan nilai US$ 274,5 ribu masuk dari Thailand. Tidak jauh berbeda, pada bulan Februari, durian asal negeri Gajah Putih ini kembali masuk ke tanah air sebesar 195,6 ton dengan nilai US$ 272,7 ribu. Jumlah impor ini melonjak tajam pada bulan Maret menjadi 872,1 ton dengan nilai sekitar US$ 900 ribu.
Namun, pada bulan April, Mei, dan Juni, tidak ada impor dari Thailand. Itulah sebabnya, pada beberapa waktu terakhir ini, pasar dalam negeri dibanjiri durian asal Malaysia. Pada bulan Januari, impor durian asal negeri Jiran ini sebanyak 7,5 ton dengan nilai US$ 7.690. Pada bulan Februari dan Maret tidak dilakukan importase durian dari Malaysia.
Sedangkan pada bulan April, Mei, dan Juni, impor durian dari negara ini kembali dilakukan guna menutupi pasokan durian asal Thailand. Pada bulan April, sebanyak 36,2 ton durian Malaysia dengan nilai US$ 37,4 ribu masuk ke tanah air. Sementara pada bulan Mei, sebanyak 89,4 ton durian dengan nilai US$ 82,3 ribu masuk dari negara Malaysia.
Untuk bulan Juni, durian asal negara Upin Ipin ini masuk ke Indonesia sebanyak 173,5 ton dengan nilai US$ 114,2 ribu. Dengan demikian, total durian Malaysia yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I tahun ini sebanyak 306,6 ton dengan nilai US$ 241,7 ribu.
(nia/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 26/05/2013 10:45 WIB
Lewat Rekening Ponsel CIMB Niaga, Tarik Tunai di ATM Bisa Tanpa Kartu
-
Minggu, 26/05/2013 10:17 WIB
Saingi 7 Eleven, Indomaret Mulai Perkenalkan Tempat Khusus Kongkow
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Minggu, 26/05/2013 10:13 WIB
Saingi 7 Eleven, Indomaret Mulai Perkenalkan Tempat Khusus Kongkow
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
21 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











