detikfinance

Sesi I

Terpangkas 17 Poin, IHSG Masih Bertahan di 4.100

Angga Aliya - detikfinance
Kamis, 02/08/2012 11:49 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/02/6/ihsgmerahdalamangga1.jpg Ilustrasi foto: Angga/detikFinance
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 17 poin tapi masih bertahan di level 4.100. Aksi jual investor merambah saham-saham unggulan yang harganya masih tinggi.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah tipis 2,801 poin (0,07%) ke level 4.127,664 menjelang pertemuan European Central Bank (ECB). Investor berharap ECB bisa mengeluarkan kebijakan baru dalam memerangi krisis utang di Eropa.

Banyak investor kecewa The Federal Reserve tidak akan memberikan stimulus terhadap ekonomi AS. Sentimen itu membuat para pelaku pasar melakukan aksi jual.

Indeks bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis. Sempat naik ke posisi tertingginya hari ini di 4.149,657 sampai akhirnya jatuh ke posisi terendahnya di 4.109,490.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (2/8/2012), IHSG melemah 17,412 poin (0,43%) ke level 4.113,053. Sementara Indeks LQ45 turun 3,550 poin (0,50%) ke level 706,944.

Saham-saham konsumer dan properti yang kemarin sudah jatuh kini bangkit kembali di tengah maraknya aksi jual di saham-saham lapis dua. Mayoritas indeks sektoral terkena koreksi.

Investor asing masih memilih akumulasi saham meski tidak gencar seperti beberapa perdagangan lalu. Hingga siang ini asing sudah mencatat pembelian bersih dengan nilai yang masih tipis.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 77.385 kali pada volume 2,853 juta lot saham senilai Rp 1,896 triliun. Sebanyak 72 saham naik, sisanya 166 saham turun, dan 84 saham stagnan.

Bursa saham Jepang masih menjadi satu-satunya pasar saham yang berhasil menguat di Asia. Pelaku pasar regional masih lakukan aksi tunggu terkait pertemuan ECB sehingga rata-rata pasar sahamnya terkena koreksi.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai melemah 9,49 poin (0,45%) ke level 2.113,87.  
  • Indeks Hang Seng turun 142,25 poin (0,72%) ke level 19.678,13.  
  • Indeks Nikkei 225 menguat 30,79 poin (0,36%) ke level 8.672,64.  
  • Indeks Straits Times berkurang 12,36 poin (0,41%) ke level 3.038,72.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Surya Toto (TOTO) naik Rp 1.050 ke Rp 63.050, Unilever (UNVR) naik Rp 650 ke Rp 24.750, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 500 ke Rp 52.000, dan Multi Bintang (MLBI) naik Rp 500 ke Rp 707.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 750 ke Rp 51.450, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 36.300, Astra Agro (AALI) turun Rp 350 ke Rp 22.650, dan Telkom (TLKM) turun Rp 350 ke Rp 8.900.



(ang/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close