Menyedihkan, 74% Produksi Minyak dan Gas RI 'Dikuasai' Perusahaan Asing
Kamis, 02/08/2012 15:29 WIB
Jakarta - Deputi Pengendalian Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gde Pradnyana mengungkapkan 74% wilayah kerja produksi Migas di Indonesia di kuasai oleh perusahaan asing.
"74% wilayah kerja produksi Migas di Indonesia ini dikelola oleh pihak asing," kata Gde ketika ditemui di Kantor BP Migas Jl Gatot Subroto, Kamis (2/8/2012).
Namun bukan berarti BP Migas selalu berpihak kepada pihak asing dan tidak berpihak ke perusahaan nasional.
"Justru kami berpihak kepada perusahaan nasional, hal tersebut terlihat dari usulan BP Migas terhadap hak uji materil UU Migas di Mahkamah Konstitusi salah satunya ada keberpihakan terhadap perusahaan nasional mulai dari payung hukum, perpanjangan wilayah kerja dan lainnya harus berpihak kepada perusahaan nasional," jelas Gde.
Bahkan 74% pengelolaan Migas di Indonesia dikelola perusahaan asing, merupakan warisan tahun 70-an.
"Kontrak-kontrak perusahaan asing ini sudah sejak tahun 70-an, dan hingga sampai saat ini kontraknya masih valid, jadi ini cuma warisan," kilahnya.
Tetapi apakah kedepannya perusahaan asing dihapuskan atau tidak boleh mengelola Migas di Indonesia, kata Gde tentunya tidak, karena Indonesia masih perlu perusahaan asing untuk memproduksi minyak di Indonesia.
"Pasalnya investasi di Migas sangat besar, khususnya seperti ekplorasi dan eksploitasi minyak di Indonesia seperti di laut dalam, yang untuk mengebor satu sumur saja bisa menghabiskan ratusan juta dolar, tentunya kalau ditangani perusahaan lokal cukup sayang juga ratusan juta dolar untuk eksploitasi dan belum tentu dapat minyaknya," tandasnya.
(rrd/dru)
"74% wilayah kerja produksi Migas di Indonesia ini dikelola oleh pihak asing," kata Gde ketika ditemui di Kantor BP Migas Jl Gatot Subroto, Kamis (2/8/2012).
Namun bukan berarti BP Migas selalu berpihak kepada pihak asing dan tidak berpihak ke perusahaan nasional.
"Justru kami berpihak kepada perusahaan nasional, hal tersebut terlihat dari usulan BP Migas terhadap hak uji materil UU Migas di Mahkamah Konstitusi salah satunya ada keberpihakan terhadap perusahaan nasional mulai dari payung hukum, perpanjangan wilayah kerja dan lainnya harus berpihak kepada perusahaan nasional," jelas Gde.
Bahkan 74% pengelolaan Migas di Indonesia dikelola perusahaan asing, merupakan warisan tahun 70-an.
"Kontrak-kontrak perusahaan asing ini sudah sejak tahun 70-an, dan hingga sampai saat ini kontraknya masih valid, jadi ini cuma warisan," kilahnya.
Tetapi apakah kedepannya perusahaan asing dihapuskan atau tidak boleh mengelola Migas di Indonesia, kata Gde tentunya tidak, karena Indonesia masih perlu perusahaan asing untuk memproduksi minyak di Indonesia.
"Pasalnya investasi di Migas sangat besar, khususnya seperti ekplorasi dan eksploitasi minyak di Indonesia seperti di laut dalam, yang untuk mengebor satu sumur saja bisa menghabiskan ratusan juta dolar, tentunya kalau ditangani perusahaan lokal cukup sayang juga ratusan juta dolar untuk eksploitasi dan belum tentu dapat minyaknya," tandasnya.
(rrd/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Anggaran Jebol, Thailand Tak Kuat Lagi Beli Beras Petani Lebih Mahal
-
Rabu, 19/06/2013 19:20 WIB
Akhir Pekan Ini Jokowi Buka Pameran Monorel Gratis di Monas
-
Rabu, 19/06/2013 18:52 WIB
Bangun Parkir Bawah Tanah di Monas, Ahok Suntik Rp 1 Triliun ke BUMD
-
Rabu, 19/06/2013 18:45 WIB
Ahok: Tak Mudah Urai Macet, Ps. Minggu dan Tanah Abang Semrawut
-
Rabu, 19/06/2013 18:32 WIB
43 BUMN Rebutan Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Rabu, 19/06/2013 07:24 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
Ini Bedanya Tol di Malaysia dan di Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
-
Rabu, 19/06/2013 08:38 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (1)
-
Rabu, 19/06/2013 11:45 WIB
Dahlan Iskan Kunjungi Silvia di Kramat Jati, Siapa Dia?
-
Rabu, 19/06/2013 07:44 WIB
Maskapai dengan Pertumbuhan Paling Cepat di Dunia, Wakil RI Urutan Berapa?
-
79 Komentar
-
74 Komentar
-
70 Komentar
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Rabu, 19/06/2013 12:28 WIB
Ini Dia 10 Orang Kaya yang Pernah Jadi Pencuri (2)
Jadi orang kaya atau konglomerat memang punya banyak harta dan mampu memiliki segalanya. Namun, beberapa orang kaya ini pernah mencuri sesuatu dan menjadi pengutil.
200 USD
Rp 275.000,-
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal?
JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 11:38 WIB WIB
ANTV Dijual ke Hary Tanoe, Grup Bakrie: Itu Cuma Gosip
-
Rabu, 19/06/2013 11:16 WIB WIB
Sempat Jadi Pembersih Tinja, Gita Wirjawan: Banyak yang Pikir Saya Mulai Hidup Enak
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer









