detikfinance

Wamen ESDM: Kondisi Harga Minyak Indonesia Masih Demam

Ramdhania El Hida - detikfinance
Kamis, 02/08/2012 19:41 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/02/1034/194224_110920tetesminyak.jpg
Jakarta - Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menilai kondisi harga minyak Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) dalam keadaan demam. Pasalnya, meskipun harganya turun, tetapi masih memiliki potensi menjebolkan APBN.

"Demam itu, naik tidak boleh, tapi APBN bisa jebol," tegasnya ketika ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Menurut Rudi, kondisi yang paling aman adalah ketika harga rata-rata ICP di atas US$ 120,75 per barel sehingga pemerintah diperbolehkan menaikkan harga BBM demi mengamankan APBN atau harga ICP di bawah US$ 80 per barel.

"Yang aman itu ada, begini kalau harga itu di atas US$ 120,75 per barel rata-ratanya harga naik, APBN tidak jebol, aman, di bawah US$ 80 per barel, aman, APBN tidak jebol," jelasnya.

Rudi menambahkan harga ICP per Juli 2012 masih US$ 102,88 per barel. Dengan demikian, dia menilai peluang pemerintah menaikkan harga BBM masih sangat kecil.

"Artinya kalau sekarang rata-rata US$ 115 per barel rasa-rasanya nggak mungkin deh rata-rata US$ 120 bakal tercapai deh. Harus mendorong kira-kira US$ 140-an sepanjang 3-4 bulan terakhir baru bisa menyentuh," tegasnya.

Selain dari sisi harga, Rudi juga menyatakan pembengkakan pun akan terjadi dari sisi kuota. Pasalnya, diperkirakan realisasi BBM bersubsid akan berada pada kisara 45 juta kiloliter (KL).

"Per 31 Juni saja sudah 21,6 juta kilo liter. Kalau dikalikan dua berarti 43,2 juta kiloliter. Padahal ada penambahan motor dan mobil, berati itu pasti di atas 40 juta KL. Kalau perhitungan kita 44-45 juta KL artinya subsidi pun nambah dari 5 juta KL. Nah dari situ saja sudah nambah apalagi dari harga," tandasnya.



(nia/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA