detikfinance

Terimbas Sentimen Eropa, IHSG Turun 17 Poin

Angga Aliya - detikfinance
Jumat, 03/08/2012 09:23 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/08/03/6/ihsgmerahdalam.jpg
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 17 poin terkena imbas sentimen krisis utang Eropa. Pelaku pasar kecewa European Central Bank (ECB) tidak punya langkah nyata dalam melawan krisis.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS.

Pada perdagangan preopening, IHSG turun 16,502 poin (0,40%) ke level 4.076,610. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 4,197 poin (0,60%) ke level 697,907.

Mengawali perdagangan awal pekan, Jumat (3/8/2021), IHSG dibuka berkurang 17,705 poin (0,44%) ke level 4.075,407. Indeks LQ45 dibuka turun 4,346 poin (0,61%) ke level 697,758.

Hingga pukul 9.35 waktu JATS, IHSG terus menurun, berkurang 27,582 poin (0,67%) ke level 4.064,530. Sementara Indeks LQ45 melemah 5,455 poin (0,78%) ke level 696,606.

Kemarin, IHSG ambles 37 poin akibat maraknya tekanan jual. Investor juga masih menanti hasil pertemuan European Central Bank (ECB) yang membahas krisis utang Eropa.

Semalam, Wall Street jatuh untuk hari keempatnya menyusul kekecewaaan investor atas Presiden ECB Mario Draghi yang kurang cepat melakukan respons terhadpa kriris utang Eropa.

Bursa-bursa di regioal terkena imbas sentimen negatif tersebut dan berjatuhan ke zona merah, kecuali pasar saham China yang masih bertahan di zona hijau dengan menguat tipis.

Berikut situasi di bursa-bursa di Asia pagi hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik tipis 2,66 poin (0,13%) ke level 2.113,84.  
  • Indeks Hang Seng anjlok 225,26 poin (1,14%) ke level 19.464,94.  
  • Indeks Nikkei 225 ambles 126,38 poin (1,46%) ke level 8.526,80.  
  • Indeks Strait Times melemah 10,02 poin (0,33%) ke level 3.026,17.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di posisi Rp 9.480 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin Rp 9.470 per dolar AS.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close